NTT Terkini
Perempuan Pembela HAM Lingkungan Kuatkan Solidaritas dan Kapasitas Perjuangan
Ratusan Perempuan Pembela HAM dan Lingkungan (PPHAM Lingkungan), berkumpul untuk menguatkan solidaritas dan meningkatkan kapasitas perjuangan
Penulis: OMDSMY Novemy Leo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
Ringkasan Berita:
- Ratusan Perempuan Pembela HAM dan Lingkungan (PPHAM Lingkungan), berkumpul untuk menguatkan solidaritas dan meningkatkan kapasitas perjuangannya, dalam Women Summit 20026 atau Temu Perempuan 2026.
- Kegiatan ini berlangsung di Denpasar Bali sejak tanggal 5-6 Juni 2026. Dalam kegiatan itu, sembilan PPHAM Lingkungan yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, mengungkapkan kesaksian perjuangannya.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, OMDSMY Novemy Leo
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Ratusan Perempuan Pembela HAM dan Lingkungan (PPHAM Lingkungan), berkumpul untuk menguatkan solidaritas dan meningkatkan kapasitas perjuangannya, dalam Women Summit 20026 atau Temu Perempuan 2026.
Kegiatan ini berlangsung di Denpasar Bali sejak tanggal 5-6 Juni 2026. Dalam kegiatan itu, sembilan PPHAM Lingkungan yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia, mengungkapkan kesaksian perjuangannya.
Kesaksian sembilan perempuan itu disampaikan mereka kepada ratusan PPHAM Lingkungan lainnya yang berasal dari Indonesia dan negara Asia. Kegiatan Women Summit 2026 atau Temu Perempuan 2026 ini mengangkat tema Perlindungan Perempuan Pembela HAM dan Lingkungan di tengah Transisi Ekonomi dan Energi Rendah Emisi.
Sembilan perempuan itu mengungkapkan kesaksian PPHAM Lingkungan, membahas mengenai akuntabilitas para aktor pembiaya kebijakan dan aksi iklim, pengenalan mekanisme nasional dan internasional untuk perlindungan PPHAM-Lingkungan, dan pembelajaran menurut para PPHAM Lingkungan yang hadir.
Temu Perempuan 2026 ini menjadi ruang pertemuan sekitar 100 peserta, yang terdiri dari PPHAM dari berbagai wilayah di Indonesia dan sejumlah dari beberapa negara Asia, Narasumber yang membahas tentang mekanisme akuntabilitas dan perlindungan PPHAM-Lingkungan nasional dan internasional. Berikutnya Aktivis nasional dan internasional yang mendukung PPHAM-Lingkungan; Organisasi dan jaringan nasional, regional, dan internasional yang mendukung PPHAMLingkungan; serta Jurnalis perempuan.
Beberapa organisasi atau jaringan nasional dan internasional sebagai mitra organisasi yang juga hadir yakni Asia Pacific Forum on Women, Law and Development (APWLD), Climate Watch Thailand, Coalition for Human Rights in Development/Community Resource Exchange (CHRD/CRE), International Accountability Project (IAP), International ESCRNet, NGO Forum on ADB, Indonesian Environmental Forum (WALHI) dan Yayasan Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI).
Risma Umar dari WALHI menjelaskan, tujuan dari kegiatan Women Summit 2026 atau Pertemuan Perempuan 2026 ini, pertama, untuk peningkatan pemahaman mengenai akuntabilitas lembaga keuangan internasional yang membiayai kebijakan dan aksi iklim, maupun korporasi yang terlibat, dan mekanisme untuk menuntut akuntabiltas mereka.
Kedua, upaya peningkatan pemahaman mengenai mekanisme internasional dan nasional untuk perlindungan para pembela HAM, secara khusus Perempuan Pembela HAM dan Lingkungan (PPHAMLingkungan) dalam konteks dekarbonisasi dan transisi adil gender menuju perekonomian dan sumber energi rendah emisi;
Ketiga, Menarik pembelajaran dari pengalaman komunitas, terutama para perempuannya dari perjuangan mereka selama ini sehingga dapat berkontribusi secara bermakna pada mekanisme perlindungan PPHAM-Lingkungan nasional dan internasional yang ada;
Keempat, Menguatkan solidaritas di antara para pembela HAM, terutama PPHAM Lingkungan di Indonesia maupun di tingkat regional dan internasional.
Pantauan Pos Kupang, dalam pertemuan Women Summit 2026 ini, para peserta PPHAM Lingkungan terlibat aktif dalam panel diskusi yang mengangkat dua tematik dan delapan lokakarya.
Pada Hari pertama, 5 Juni 2026, peserta mengikuti Tematik 1, tentang Akuntabilitas lembaga pembiaya kebijakan dan aksi iklim serta korporasi yang mendorong transisi tersebut.
Dalam sesi ini lima narasumber yang dimodearatori oleh Patricia Watimena dari ESCR-NET, memberikan pengantar secara umum dan promosi (pitching) terkait workshop tematik.
| PLN Flores Bagian Timur Asah Keandalan Petugas Yantek Demi Senyum Pelanggan |
|
|---|
| Nyala Listrik PLN Bawa Harapan Baru bagi Warga Desa Biting di Pelosok Manggarai Timur |
|
|---|
| Kisah Petugas PLN yang Mengetuk Harapan Siswa-siswi UPTD SDN Nuse Rote Ndao |
|
|---|
| Rizki Aftarianto Serahkan Estafet Kepemimpinan PLN UIP Nusra kepada RDW Manurung |
|
|---|
| Kakanwil BPN NTT Serahkan 779 Sertipikat PTSL kepada Warga Desa Nunbena di TTS |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/AKSI-2-women-summit-2026.jpg)