Editorial
EDITORIAL: PDAM dan Balas Jasa?
SENIN 29 September 2025, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo resmi melantik Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M. sebagai Direktur Perumda
POS-KUPANG.COM, KUPANG - SENIN 29 September 2025, Wali Kota Kupang, dr. Christian Widodo resmi melantik Isidorus Lilijawa, S.Fil., M.M. sebagai Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tirta Bening Lontar Kota Kupang periode 2025-2030.
Pelantikan ini berdasarkan keputusan Wali Kota Kupang Nomor 190/CAT/HK/2025 tertanggal 26 September 2025. Dalam surat keputusan tersebut, Isidorus akan menerima gaji dan tunjangan sebesar Rp 13 juta per bulan, dengan kemungkinan tambahan penghasilan lain sesuai kemampuan keuangan perusahaan dan ketentuan perundang-undangan.
Sebagai komitmen integritas, Direktur baru juga menandatangani pakta integritas yang berisi sepuluh poin, di antaranya, proaktif mencegah dan memberantas korupsi, kolusi, dan nepotisme atau KKN.
Poin lainnya ialah, tidak menerima atau memberi suap atau hadiah dalam bentuk apa pun, menjaga transparansi, kejujuran, dan akuntabilitas dalam tugas, melaporkan pencapaian target kerja kepada Wali Kota setiap tiga bulan, dan memberikan informasi capaian program pencegahan korupsi.
Baca juga: EDITORIAL: Jangan Masuk Angin
Isidorus sebelumnya adalah Sekretaris DPC Partai Gerindra Kota Kupang yang resmi mengundurkan diri sebagai anggota, pengurus, dan seluruh aktivitasnya di Partai Gerindra sejak 1 September 2025 lalu untuk mengikuti seleksi calon Dirut Perumda Air Minum Tirta Bening Lontar Kota Kupang.
Kita berharap agar terpilihnya direktur PDAM Kota Kupang ini bukan karena balas jasa dalam pilkada 2024 lalu, namun murni lulus seleksi dan figure tersebut diyakini dapat mengatasi berbagai persoalan yang ada di Kota Kupang ini khususnya masalah kebutuhan akan air bersih.
Usai dilantik, Isidorus menegaskan tidak ada pendidikan formal yang secara khusus mencetak seseorang menjadi direktur PDAM. Jabatan direktur tersebut lebih menekankan pada kemauan untuk belajar serta kemampuan membangun kerja sama tim dan menunjukkan kinerja yang menghasilkan manfaat bagi masyarakat.
Karena itu diharapkan dengan kepemimpinan Isidorus ini, maka persoalan atau litani masyarakat Kota Kupang terkait keterbatasan air bersih, bisa segera teratasi. Dengan berbagai strategi peningkatan kualitas SDM. penambahan jaringan. peningkatan potensi sumber air dan pelayanan prima.
Kita semua tahu, daftar antri untuk mendapatkan pelayanan PDAM cukup banyak, selain itu, pelayanan distribusi air diharapkan merata dan tercukupi serta keramahan petugas PDAM di dalam maupun di luar lingkungan kantor yang memadai.
Selain itu, kita titip pencatatan meteran air yang tepat, benar dan jujur oleh petugas sehingga masyarakat tidak komplain terkait pembayaran rekening air, termasuk peremajaan meteran dan pelayanan lainnya.
Lebih dari itu, perlu terus dicari sumber-sumber mata air. Juga SPAM Kali Dendenga yang sudah menyerap anggaran yang begitu besar tetapi manfaatnya belum dirasakan masyarakat Kota Kupang.
Di pundak Isidoris kita harap PDAM Kota Kupang akan semakin baik dan dapat membersihkan potensi-potensi praktek kolusi, korupsi dan nepotisme yang mungkin terjadi selama ini.
Selain itu, penerimaan karyawan PDAM hendaknya berlangsung transparan tanpa KKN. Jangan masukkan orang-orang yang memiliki kedekatan dengan direksi, tim sukses Wali Kota, keluarga dari anggota DPRD Kota Kupang dan para pejabat lainnya.
Kita juga berharap ada penyelesaian 'pertikaian' atau kemelut antara PDAM Tirta Lontar Kabupaten Kupang dan PDAM Tirta Bening Lontar Kota Kupang terkait penguasaan aset dan sarana prasarana fasilitas. Pertikaian yang terjadi berpuluh-puluh tahun ini mesti bisa diselesaikan dengan baik dan jangan mengorbankan rakyat.
Selain itu agar publikasi transparansi perusahaan ini kepada publik pun bisa berjalan rutin. Jauhi sikap tertutup untuk memberikan informasi kepada publik melalui pers termasuk proyek-proyek yang berjalan. Begitupun keuntungan yang diperoleh termasuk kerja sama dengan pihak lainnya. (*)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/PDAM-KOTA-KUPANG-1.jpg)