Pejabat Pemprov NTT Retret
Retret Pejabat Struktural, Gubernur Melki Minta ASN Tidak Cepat Baper
retret ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat transformasi
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Melki Laka Lena meminta para pejabat struktural tidak cepat terbawa perasaan (baper).
Hal ini disampaikan Gubernur Melki Laka Lena dalam sambutan saat membuka secara resmi kegiatan retret pejabat struktural lingkup Pemerintah Provinsi NTT yang digelar di Politeknik Universitas Pertahanan Ben Mboi, Atambua, Selasa (23/9/2025) malam.
“Kita tidak boleh cepat baper dengan kritik masyarakat. Justru kritik itu harus dijawab dengan kerja nyata yang transformatif dan kolaboratif,” tambahnya.
Melki juga mengingatkan agar kegiatan retret tersebut bisa membawa perubahan pola pikir, komitmen pribadi, hingga arah kerja kolektif di lingkup Pemerintah Provinsi NTT. Ia meminta seluruh pejabat struktural mengikuti kegiatan retret dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan.
Menurutnya, retret ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat transformasi dalam pelayanan publik.
“Pengalaman kami saat para kepala daerah mengikuti retret di Magelang sungguh luar biasa. Kami mendapat pemahaman tentang situasi global dan nasional, serta bagaimana mengaplikasikannya di daerah masing-masing. Kami saling belajar, berdiskusi, bahkan makan bersama, sehingga tercipta kedekatan emosional,” ungkap Melki.
Ia menegaskan, retret bukan sekadar rutinitas, melainkan ruang pembentukan kedekatan batin dan konsolidasi hati.
Baca juga: Gubernur Melki Laka Lena Resmi Buka Kegiatan Retret Pejabat Struktural Lingkup Pemprov NTT
“Kalau pikiran buntu, hati yang terkonsolidasi akan lebih mampu melahirkan solusi daripada sekadar berdebat secara tekstual,” ujarnya.
Karena itu, ia meminta seluruh peserta mengikuti aturan kegiatan dengan taat. “Kalau diminta bangun jam empat pagi, ikuti. Jangan ada yang bolos atau cari-cari alasan. Ikuti semua materi dengan sungguh-sungguh, nikmati prosesnya, karena tidak semua pegawai mendapat kesempatan seperti ini,” tegasnya.
Lebih jauh, Gubernur Melki Laka Lena menyampaikan retret ini menjadi wadah memperkuat kolaborasi antar-OPD dalam mewujudkan target pembangunan daerah.
“NTT hanya bisa maju jika kita bergerak bersama. Kolaborasi yang kita bangun harus berdampak nyata dan berkelanjutan,” jelasnya.
Melki menegaskan, selama retret semua peserta setara tanpa memandang jabatan. “Tanggalkan jabatan. Tidak boleh ada eselon dua yang tersinggung jika dikritik oleh eselon di bawahnya, begitu pun sebaliknya. Semua diperlakukan sama oleh instruktur karena tujuan kita menyatukan langkah secara terukur dan berdampak,” pungkasnya. (gus)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Peserta Retret Pejabat Struktural Pemprov NTT Borong Dagangan UMKM |
|
|---|
| Retret Pejabat Pemprov NTT Tidak Tepat Waktu, Ombudsman Nilai Tak Bermanfaat |
|
|---|
| Retret Pejabat Pemprov NTT Telan Rp 1 Miliar, Akademisi Ungkit Rendahnya Kualitas Pendidikan |
|
|---|
| Para Pejabat Tidur di Asrama Unhan Retret Pejabat Struktural Pemprov NTT |
|
|---|
| Anggota Banggar DPRD NTT Sebut Anggaran Retret Sudah Dibahas Bersama Pemprov |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pembukaan-retret-oleh-gubernur-ntt-melki-laka-lena.jpg)