Berita Viral
Viral NTT, Stevano Rizki Adranacus Kecam Kasus Aktivis Erasmus Frans
Kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilakukan Erasmus Frans Mandatona menyita perhatian publik.
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sahabat Tribunners berikut ini Berita Viral NTT yang dilansir dari media sosial.
Isi video berita ViralLokal hari ini dilansir POS-KUPANG.COM dari akun instagram @ntt.update Senin (15/9/2025).
Kasus dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilakukan Erasmus Frans Mandatona menyita perhatian publik.
Anggota Komisi III DPR RI Dapil NTT, Stevano Rizki Adranacus pun buka suara menyatakan sikap tegas terkait Kekerasan Aparat terhadap Demonstran yang menuntut keadilan untuk pejuang lingkungan asal Rote Ndao tersebut.
Stevano menegaskan komitmennya untuk mengawal proses hukum dan memastikan tidak ada penyalahgunaan kewenangan.
“Pada prinsipnya sebagai Anggota Komisi III saya akan ikut mengawal kasus ini untuk memastikan proses hukum berjalan secara profesional dan transparan agar keadilan betul-betul ditegakkan,” ujarnya.
Tak hanya menyoroti aspek hukum, Stevano juga mengecam keras dugaan tindakan kekerasan yang dilakukan oleh oknum aparat kepolisian terhadap mahasiswa dan masyarakat saat aksi demonstrasi di Mapolres Rote Ndao.
Baca juga: Viral NTT, Cemburu Buta, Gadis Asal Manggarai Dicekik Pacarnya Hingga Tewas
Menurutnya, tindakan represif semacam itu sama sekali tidak bisa ditolerir.
“Kekerasan terhadap pendemo adalah tindakan yang tidak bisa dibenarkan. Jika terbukti ada oknum polisi yang melakukan kekerasan terhadap mahasiswa, maka harus dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.
Ia menekankan bahwa aparat kepolisian sejatinya memiliki mandat untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat, bukan justru melakukan intimidasi atau tindakan yang bertentangan dengan prinsip demokrasi dan hak asasi manusia.
Politisi muda dari Fraksi PDI Perjuangan ini juga menyerukan agar Polri segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap perilaku oknum aparat yang terlibat dalam tindakan represif.
Ia meminta agar penegakan hukum berjalan adil, transparan, dan akuntabel, demi menjaga kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
Diberitakan sebelumnya seorang aktivis asal Rote, Eramus Frans Mandato harus mendekam di dalam jeruji besi.
Ya mantan anggota DPRD sekaligus Toko Masyarakat di Rote ini terpaksa harus menelan pil pahit karena aksinya yang menyuarakan hak-hak rakyat yang dibungkam.
Padahal Erasmus hanya menyampaikan kritiknya melalui media sosial tentang penutupan akses jalan menuju tempat wisata unggulan Pantai Bo'a di Rote Ndao.
Viral NTT
ViralLokal
Erasmus Frans Mandato
Rote Ndao
Anggota Komisi III DPR RI
Evergreen
Pos Kupang Hari Ini
POS-KUPANG.COM
| Viral NTT, Video Syur 3 Menit Diduga Oknum Anggota TNI dan Mahasiswi Ruteng Viral di Medsos |
|
|---|
| Viral NTT, Dua Lurah di Kota Kupang Babak Belur Dihajar Keluarga, Kini Dirawat di Rumah Sakit |
|
|---|
| Viral NTT Peluk dan Cium Siswa, Dinas Pendidikan Sabu Raijua Cabut Izin Mengajar Guru Rusly |
|
|---|
| Viral NTT, Guru Peluk dan Cium Siswa di Sabu Klarifikasi, Netizen Sebut Blunder |
|
|---|
| Viral NTT, Dituding Suanggi, Nenek Marta Asal Desa Patleng Alor Dianiaya Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/SR-Adranacus.jpg)