Minggu, 17 Mei 2026

Berita Viral

Viral NTT, Dituding Suanggi, Nenek Marta Asal Desa Patleng Alor Dianiaya Warga

Nenek Marta, seorang warga asal Desa Patleng Kabupaten Alor ini dituduh suanggi. Suanggi adalah sosok hantu atau penyihir jahat dalam kepercayaan

Tayang:
Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
POS-KUPANG.COM/HO - akun instagram ntt.update
KOLASE - Nenek Marta saat dibantu pihak kepolisian dan warga Desa Petleng untuk menjalani visum, Rabu (4/3/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Seorang lansia, Nenek Marta harus menjalani visum usai dianiaya warga.
  • Nenek Marta, seorang warga asal Desa Patleng Kabupaten Alor ini dituduh suanggi.
  • Suanggi adalah sosok hantu atau penyihir jahat dalam kepercayaan masyarakat Indonesia Timur (Maluku, Papua, NTT) yang menguasai ilmu hitam untuk menyakiti atau membunuh orang.

 

POS-KUPANG.COM - Tribunners Berita Viral NTT hari ini dari Kabupaten Alor Provinsi NTT.

Berita ViralLokal ini dilansir POS-KUPANG.COM dari akun instagram @ntt.update, Kamis, 5 Maret 2926.

Seorang lansia, Nenek Marta harus menjalani visum usai dianiaya warga.

Nenek Marta, seorang warga asal Desa Patleng Kabupaten Alor ini dituduh suanggi.

Suanggi adalah sosok hantu atau penyihir jahat dalam kepercayaan masyarakat Indonesia Timur (Maluku, Papua, NTT) yang menguasai ilmu hitam untuk menyakiti atau membunuh orang.

Pantauan video yang diposting, Nenek Marta dihakimi warga, salah satu pemuda mewawancarai Nenek Marta sambil memegang sebatang kayu.

Sementara, datang seorang warga lainnya yang langsung menghantam wajahnya hingga sang nenek tersungkur di tanah.

Baca juga: Viral NTT, Anggota DPRD Dukung Pemberhentian 9000 PPPK, Netizen Nyinyir P3K Juga Setuju Bubarkan DPR

Tak hanya itu kain sarung yang digunakan Nenek Marta pun terlepas, diduga Nenek Marta dilecehkan warga.

Warga dari Desa Petleng akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke aparat keamanan dan menjalani visum.

Warga Desa Patleng kaget ketika mengetahui jika Nenek Marta dituduh suanggi, apalagi tuduhan tersebut pun semakin liar di media sosial.

Nenek Marta difitnah, dianiaya hingga jatuh, lalu dilecehkan dengan mengangkat kain yang ia kenakan.

Nenek Marta sementara dilanda sakit orang tua baik fisik dan psikis sehingga yang telah dilakukan oleh oknum-oknum di dalam video tersebut sangatlah tidak manusiawi.

Selagi masih sehat dan normal nenek Marta adalah salah satu Hamba Tuhan yang selalu berdoa untuk warga di Desa Petleng.

Atas upaya dan dukungan keluarga besar Petleng, walau dalam keadaan sakit di bagian punggung dan wajah, Nenek Marta melakukan viseum.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved