Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Jumat 12 Juni 2026, "Hati Yesus, Sumber Kasih yang Menyelamatkan"
Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia berhenti mengeluh dan mulai berdoa. Ia menceritakan semua beban hidupnya kepada Tuhan.
Renungan Harian Katolik Suara Pagi
Bersama Pastor John Lewar SVD
Biara Soverdi St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor
Jumat, 12 Juni 2026
HARI RAYA HATI YESUS YANG MAHAKUDUS
Ul. 7:6-11; Mzm. 103:1-2,3-4,6-7,8,10; 1Yoh.
4:7-16; Mat. 11:25-30.
Warna Liturgi Putih
"Hati Yesus, Sumber Kasih yang Menyelamatkan"
Suatu hari, seorang ayah yang bekerja sebagai sopir harus menjalani hidup yang sangat berat. Penghasilannya semakin berkurang, sementara kebutuhan keluarga terus bertambah.
Ia mulai kehilangan semangat, mudah marah, dan sulit tidur. Setiap hari ia memikirkan bagaimana membayar biaya sekolah anak-anaknya dan memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Suatu sore, setelah mengantar penumpang, ia mampir ke sebuah gereja yang sedang sepi. Ia duduk di bangku paling belakang dan memandang salib.
Untuk pertama kalinya setelah sekian lama, ia berhenti mengeluh dan mulai berdoa. Ia menceritakan semua beban hidupnya kepada Tuhan.
Air matanya mengalir. Masalahnya memang tidak langsung selesai, tetapi sejak hari itu ia merasa lebih tenang dan kuat menghadapi hidup. Ia menyadari bahwa selama ini ia berusaha memikul semuanya sendirian, tanpa menyerahkannya kepada Tuhan.
Saudari-saudaraku terkasih, Pengalaman ayah tersebut menggambarkan keadaan banyak orang pada zaman sekarang.
Ada yang lelah karena pekerjaan, ada yang terbebani oleh masalah keluarga, ada yang cemas memikirkan masa depan, ada pula yang terluka karena kegagalan dan penolakan. Tidak sedikit yang tersenyum di luar, tetapi menyimpan banyak beban di dalam hati.
Dalam Injil Matius (11:25-30) hari ini, Yesus bersabda: "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu."
Sabda ini menjadi inti perayaan Hati Kudus Yesus. Hati Yesus adalah lambang kasih Allah yang tak pernah berhenti mencintai manusia.
Ia mengenal luka-luka kita, memahami air mata kita, dan mengerti pergumulan yang sering tidak diketahui orang lain.
Bacaan pertama Kitab Ulangan mengingatkan bahwa Allah mengasihi umat-Nya bukan karena mereka hebat, melainkan karena kasih-Nya yang setia (Ul. 7:6-11). Demikian pula kita.
Tuhan tidak mengasihi kita karena keberhasilan, kekayaan, atau kesempurnaan kita. Ia mengasihi kita apa adanya.
Dalam surat pertama Yohanes kita mendengar bahwa "Allah adalah kasih" (1Yoh. 4:8). Kasih itulah yang terpancar dari Hati Kudus Yesus. Kasih yang menerima, mengampuni, menguatkan, dan menyembuhkan.
| Renungan Harian Katolik Jumat 12 Juni 2026, "Karena Aku Lemah Lembut" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Jumat 12 Juni 2026, "Yesus Undang Datang Kepada-Nya" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 11 Juni 2026, "Tanpa Ketulusan Dalam Pelayanan Menyia-nyiakan Ilahi" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 11 Juni 2026, "Iman dan Pelayanan Menggerakkan Pertumbuhan Gereja" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 11 Juni 2026, "Pergi dan Beritakanlah" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/John-Lewar-SVD.jpg)