NTT Terkini
Menteri HAM: Mahasiswa NTT Harus Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Budaya HAM Digital
Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Republik Indonesia, Natalius Pigai, mendorong mahasiswa di NTT menjadi agen perubahan dan pelopor budaya HAM.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Apolonia Matilde
Gubernur NTT Melki Laka Lena menyampaikan apresiasi atas kehadiran Menteri HAM yang memberikan ruang dialog bagi mahasiswa terkait isu hak asasi manusia dan tantangan perkembangan teknologi digital.
Melki menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi NTT terus memperkuat perlindungan masyarakat di ruang digital melalui platform Siber Sehat NTT yang berfungsi sebagai sarana edukasi, literasi, pengawasan, dan perlindungan digital.
“Kami di Provinsi NTT telah meluncurkan platform Siber Sehat untuk memastikan pemanfaatan teknologi digital berjalan secara sehat, aman, dan bertanggung jawab,” kata Melki.
Pemprov NTT juga menggandeng perguruan tinggi, tenaga psikolog, dan berbagai pemangku kepentingan untuk memberikan pendampingan kepada masyarakat yang terdampak secara sosial maupun psikologis akibat penggunaan teknologi digital yang tidak sehat.
Menurut Melki, kehadiran Natalius Pigai menjadi inspirasi bagi generasi muda NTT karena menunjukkan bahwa putra-putri dari kawasan timur Indonesia mampu berkiprah di tingkat nasional.
“Kehadiran Pak Menteri menjadi motivasi bagi mahasiswa NTT untuk memiliki mimpi besar, bekerja keras, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi masyarakat,” ujarnya.
Kuliah umum berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang membahas isu HAM, perlindungan hak warga negara, perkembangan teknologi digital, dan tantangan pembangunan di era modern. (fan)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Menteri-HAM-Mahasiswa-NTT-Harus-Jadi-Agen-Perubahan-dan-Pelopor-Budaya-HAM-Digital.jpg)