Kredit Usaha Rakyat
KUR Daerah Bisa Jadi Jaring Pengaman Ekonomi Warga
Munazar juga menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat terperosok hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS.
POS-KUPANG.COM, YOGYAKARTA - Kredit Usaha Rakyat tingkat Daerah atau KUR Daerah bisa menjadi jaring pengaman ekonomi dalam merespon potensi pelemahan ekonomi masyarakat.
Ide KUR Daerah itu diungkapkan Sekretaris Komisi B DPRD Kota Yogyakarta, Munazar, yang mendorong pemerintah kota untuk dapat segera meluncurkan program tersebut.
Dia mengatakan, dalam situasi pelambatan ekonomi daerah yang kian diperparah oleh kondisi makroekonomi nasional, maka pemerintah tidak boleh berpangku tangan.
Baca juga: Penyaluran KUR di Kalsel Didominasi untuk Sektor Pertanian
Baca juga: KB Bank Gandeng OttoDigital Salurkan KUR ke UMKM
Munazar juga menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah yang sempat terperosok hingga menyentuh level Rp18.000 per dolar AS. Menurutnya, dampak domino dari melemahnya mata uang ini sangat nyata, memicu lonjakan harga barang baku dan membengkaknya biaya operasional usaha.
Kondisi inilah yang dinilai harus menjadi alarm keras bagi pemerintah daerah, khususnya pemerintah kota Yogyakarta untuk segera merancang langkah mitigasi yang konkret.
Kelompok-kelompok seperti pelaku UMKM, pedagang kaki lima (PKL), dan industri rumah tangga menjadi pihak yang paling berada di garis depan kepunahan jika daya beli masyarakat terus merosot.
Sebagai solusi taktis, pihaknya mengusulkan skema permodalan yang agresif, yakni pemberian KUR Daerah dengan bunga super rendah, bahkan hingga nol persen untuk kelompok sasaran tertentu.
“KUR Daerah jangan hanya dipandang sebagai program kredit konvensional. Dalam situasi krisis seperti sekarang, ini adalah instrumen vital untuk menjaga daya tahan ekonomi warga. Tujuannya agar usaha mikro tetap bernapas dan perputaran uang di tingkat bawah tidak macet,” kata Munazar. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pelaku-UMKM-di-bundaran-tirosa.jpg)