Jumat, 5 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Jumat 5 Juni 2026, "Hidup Selaras Kebenaran Dalam Kitab Suci"

Dalam Diri Yesus terdapat dua kodrat: Ilahi dan manusiawi, Allah dan Manusia. Ia menjadi saudara kita, namun Ia tetap Allah.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/HO
Pater Fransiskus Funan Banusu SVD 

Renungan Harian Katolik
Oleh: Pater Fransiskus Funan Banusu SVD
Jumat 5 Juni 2026

PW Santo Bonifasius, Uskup dan Martir
HIDUP SELARAS KEBENARAN DALAM KITAB SUCI, HINDARI KESESATAN DAN SISESATKAN
(2Tim. 3:10-17; Mzm. 119: 157.160.161.165.166.168, Mrk. 12:35-37)

"Daud sendiri menyebut Dia  Tuannya, bagaimana mungkin Ia sekaligus anaknya?" (Mrk. 12:37a)

Tuhan Allah menurunkan tuntunan kebenaran menuju hidup benar dalam Kitab Suci. Orang beriman yang percaya kepada Yesus  sebagai Sang Sabda Allah yang menjelma, berjuang belajar membaca Kitab Suci agar semakin karib-akrab dengannya.

Sebab Kitab Suci mengajarkan kita untuk hidup sesuai kebenaran Allah. Kesesatan terjadi karena manusia hidup tanpa Kitab Suci sebagai kompas yang menunjuk arah tepat pada kebenaran. Maka hidup menyesatkan dan disesatkan menjadi realitas lumrah yang tak terhindarkan. 

Kepada para ahli Taurat yang tersesat dalam pemahaman akan Yesus sebagai anak Daud, Yesus menjelaskan berdasarkan isi Kitab Suci. Kata Yesus: Daud sendiri menyebut Dia Tuannya bagaimana mungkin anaknya juga? Di sini Yesus mau mengajak para pendengar-Nya untuk paham tentang ke-Mesiasan-Nya.

Dalam Diri Yesus terdapat dua kodrat: Ilahi dan manusiawi, Allah dan Manusia. Ia menjadi saudara kita, namun Ia tetap Allah.

Yesus yang adalah kekal, ada sebelum segala abad, menjelma melalui Maria Bunda Allah, masuk ke dalam dunia sebagai penggenapan nubuat tentang janji Allah akan kedatangan Juruselamat melalui pewartaan para nabi.

Oleh sebab Ia adalah Mesias maka tindakan dan pengajaran-Nya sangat mengagumkan. Kitab Suci bersaksi, "Orang yang besar jumlahnya mendengar Yesus dengan penuh hikmat." (Mrk. 12:37b). 

Kepada Timotius, Paulus juga mengingatkan agar tetap berpegang pada kebenaran. Tetap teguh pada Tuhan. Berjuang karib dengan Kitab Suci yang sudah dikenalnya sejak kecil. Kitab Suci buku pegangan kebenaran, tuntunan untuk berbuat benar dan baik.

"Setiap orang yang mau hidup saleh dalam Kristus Yesus akan menderita aniaya. Orang jahat dan penipu akan bertambah jahat, mereka menyesatkan dan disesatkan." 2Tim. 3:11). Peran unggul Kitab Suci: memberi hikmat, penuntun pada keselamatan, memperbaiki kelakuan, mendidik orang dalam kebenaran. 

Pemazmur menanggapi dalam madahnya, "Dasar firman-Mu adalah kebenaran dan untuk selama-lamanyalah segala hukum-Mu yang adil." (Mzm. 119:160). 

Orang-orang kudus dekat dengan Kitab Suci, menjadi sahabat Allah yang selalu mewartakan kebenaran Ilahi. Hal-hal unggul dalam Kitab Suci hendaknya menjadi pedoman hidup dalam perjuangan menggapai kualitas hidup yang lebih agar berkenan kepada Allah.

Selamat beraktivitas hari ini. Tuhan berkatimu semua. (RP. FF. Arso Kota, Jumat/Pekan Biasa IX/A/II, 050626)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved