Breaking News
Senin, 1 Juni 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Senin 1 Juni 2026, "Menjadi Pengelola Kebun Anggur yang Setia"

Melalui kisah ini, Yesus mengingatkan bahwa setiap anugerah dan kepercayaan dari Allah menuntut tanggung jawab, kesetiaan

Tayang:
Editor: Eflin Rote
YOUTUBE SUARA PAGI RENUNGAN HARIAN KATOLIK
RP. John Lewar SVD 

Renungan Harian Katolik Suara Pagi
Bersama Pastor John Lewar, SVD
Biara Soverdi St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor
Senin, 1 Juni 2026
Perayaan Wajib St. Yustinus
Hari Lahirnya Pancasila
2Ptr 1:1-7; Mzm 91:1-2.14-15ab.15c-16;
Mrk 12:1-12
Warna Liturgi Merah

Menjadi Pengelola Kebun Anggur yang Setia

Dalam perumpamaan tentang penggarap-penggarap kebun anggur, Yesus menggambarkan Allah sebagai pemilik kebun yang mempercayakan kebun-Nya kepada para penggarap.

Namun, para penggarap itu justru menyalahgunakan kepercayaan yang diberikan. Mereka menolak para
utusan dan bahkan membunuh anak pemilik kebun.

Melalui kisah ini, Yesus mengingatkan bahwa setiap anugerah dan kepercayaan dari Allah menuntut tanggung jawab, kesetiaan, dan buah-buah kehidupan yang baik. 

Pada hari ini Gereja memperingati Santo Yustinus Martir, seorang filsuf dan martir yang dengan berani mempertanggungjawabkan imannya di tengah tantangan zamannya. Ia menggunakan akal budi, dialog, dan kesaksian hidup untuk menunjukkan kebenaran Injil.

Kesetiaannya mengajarkan bahwa iman bukan hanya untuk disimpan, tetapi juga untuk diwujudkan dalam kehidupan nyata demi kebaikan bersama. 

Bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila, kita juga diajak merenungkan bahwa bangsa Indonesia adalah “kebun anggur” yang dipercayakan Tuhan kepada seluruh warga negara. Pancasila menjadi dasar hidup bersama yang mengajak setiap orang untuk menghormati martabat manusia, memelihara persatuan, mengembangkan musyawarah, dan memperjuangkan keadilan sosial.

Sebagai orang Katolik, kita dipanggil menjadi pengelola yang setia atas anugerah Tuhan: keluarga, Gereja, masyarakat, dan bangsa.

Kesetiaan itu tampak ketika kita tidak hanya menuntut hak, tetapi juga menjalankan kewajiban; tidak hanya menikmati hasil, tetapi juga bekerja demi kesejahteraan bersama. Iman kepada Kristus mendorong kita menjadi warga negara yang jujur, peduli, dan berkomitmen membangun persaudaraan.

Melalui teladan Santo Yustinus dan semangat Pancasila, marilah kita menghasilkan buah-buah kebaikan dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, kebun anggur Tuhan, yaitu Gereja dan bangsa Indonesia, semakin menjadi tempat tumbuhnya keadilan, perdamaian, dan kasih. 

Pesan Refleksi: "Allah mempercayakan kehidupan, Gereja, dan bangsa kepada kita. Sudahkah kita menjadi pengelola yang setia dan menghasilkan buah bagi sesama?"

Doa Singkat: Ya Tuhan, bantulah kami meneladani Santo Yustinus yang setia kepada-Mu hingga akhir hidupnya. Semoga kami mampu menghidupi nilai-nilai Pancasila dalam terang Injil, menjadi pembawa persatuan, keadilan, dan kasih bagi bangsa Indonesia. Amin.

Sahabatku yang terkasih, Selamat Hari Senin Selamat memperingati Hari lahirnya Pancasila. Salam doa dan berkatku untukmu dan keluarga di mana saja berada: Dalam Nama Bapa dan Putera dan Roh Kudus...Amin. (Pastor John Lewar SVD)

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved