Senin, 25 Mei 2026

Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste

BPPK RI: Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste Cerminan Semangat Saling Belajar

Kepala BPPK dalam sambutannya, menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh delegasi Timor Leste yang hadir

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM
Sambutan pada Courtesy Call PKN STAN dan Kemenkeu Timor Leste 

POS-KUPANG.COM, BOGOR - Plt Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Dwi Teguh Wibowo menegaskan bahwa kerja sama Indonesia dan Timor Leste dalam bidang pelatihan audit keuangan mencerminkan semangat saling belajar antar kedua negara. 

Selain itu, kerja sama tersebut juga menandai sikap saling berbagi pengalaman dan saling mendukung dalam membangun tata kelola sektor publik yang semakin akuntabel dan transparan.

Penegasan itu disampaikan Dwi Teguh Wibobo saat membuka kegiatan Courtesy Call on Strengthening Governance and Internal Audit Capacity in the Public Sector yang digelar Politeknik Keuangan Negara STAN (PKN STAN) dan Kementerian Keuangan Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) di Richie Garden Sentul, Bogor Jawa Barat pada Jumat (22/5/2026) kemarin. 

Kepala BPPK dalam sambutannya, menyampaikan sambutan hangat kepada seluruh delegasi Timor Leste yang hadir dan mengambil bagian dalam pelatihan tersebut. 

Baca juga: BNPP Komitmen Perkuat Kerja Sama Perbatasan Negara dengan Timor Leste

Courtesy Call ini menjadi bagian dari rangkaian pelaksanaan Pelatihan dan Sertifikasi Qualified Internal Auditor (QIA) Tingkat Manajerial yang telah berlangsung pada 18-25 Mei 2026 di Gedung Nusantara PKN STAN, diikuti oleh 13 peserta dari Inspektorat Jenderal, Direktorat Nasional Audit dan Inspeksi Pajak, serta Direktorat Nasional Audit dan Inspeksi Customs Kementerian Keuangan RDTL.

Pelatihan ini merupakan level tertinggi dari rangkaian pelatihan dan sertifikasi QIA , melanjutkan QIA Tingkat Dasar dan Tingkat Lanjutan yang telah diselesaikan peserta pada 2025, dengan materi mencakup kepemimpinan audit internal, manajemen strategis, sistem manajemen kinerja, serta isu Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sementara itu, Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan RDTL, Ernesto da Conceição Silva, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian Keuangan RI dan PKN STAN atas dukungan yang telah diberikan secara konsisten. 

Ia menekankan komitmen Timor Leste untuk terus melanjutkan dan memperluas kerja sama tidak hanya di bidang audit internal, namun juga mencakup reformasi perpajakan, pengelolaan aset publik, dan pengelolaan utang sebagai bagian dari implementasi Timor Leste Financial Management Program 2022-2027 yang menjadi prioritas nasional Timor Leste.

Kerja sama PKN STAN dan Kementerian Keuangan RDTL telah berlangsung sejak 2022 dan terus berkembang secara bertahap, mulai dari pembangunan fondasi standar akuntansi, penguatan kapasitas aparatur, hingga penguatan fungsi audit internal dan reformasi kelembagaan fiskal.

Melalui forum courtesy call ini, kedua pihak sepakat untuk terus mempererat kolaborasi strategis sebagai wujud nyata diplomasi fiskal Indonesia dalam mendukung pembangunan kapasitas sektor publik di kawasan.

Peran auditor internal modern yang tidak lagi terbatas pada pemeriksaan kepatuhan, melainkan telah berkembang menjadi mitra strategis organisasi dalam memberikan nilai tambah melalui penguatan manajemen risiko, pengendalian internal, dan tata kelola.

Forum tersebut  diharapkan dapat menjadi jembatan untuk memperkuat kapasitas, memperluas jejaring profesional, dan membangun pemahaman bersama mengenai praktik tata kelola dan audit internal yang baik di antara kedua negara.

Courtesy Call itu merupakan bagian dari rangkaian program kerja sama strategis Indonesia–Timor Leste yang telah berlangsung sejak 2023. Tujuannya, untuk memperkuat pertukaran pengetahuan (knowledge sharing) dan sinergi antarinstansi terkait penguatan tata kelola pengawasan internal serta kerja sama bilateral Indonesia–Timor Leste. 

Dikutip dari laman resmi PKN STAN, kegiatan tersebut juga menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola keuangan publik melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia.

Hadir Plt Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) Dwi Teguh Wibowo, Direktur PKN STAN Evy Mulyani, serta Inspektur Jenderal Kementerian Keuangan RDTL, Ernesto da Conceição Silva, beserta 12 orang delegasi dari unit audit internal Kementerian Keuangan RDTL. (*)

 

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved