Senin, 25 Mei 2026

Peran Israel Iran

Iran Sembunyikan Mojtaba Khamenei, Hanya Bisa Dihubungi Lewat Kurir Rahasia

Mojtaba Khamenei disembunyikan. Putra Ali Khamenei berada di lokasi rahasia dan tidak memiliki akses ke dunia luar. 

Tayang:
Editor: Alfons Nedabang

POS-KUPANG.COM – Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei disembunyikan. Putra Ali Khamenei berada di lokasi rahasia dan tidak memiliki akses ke dunia luar. 

Intelijen Amerika Serikat menyebut Mojtaba Khamenei secara efektif “mengurung diri” di lokasi yang tidak diungkapkan.

Dia dilaporkan tidak bisa dihubungi secara langsung, bahkan oleh pejabat tinggi di pemerintahannya sendiri.

Setiap komunikasi harus melewati jaringan kurir yang sengaja dibentuk untuk menyamarkan keberadaannya.

“Melihat mereka mencoba mencari cara untuk berkomunikasi satu sama lain hampir seperti menonton sitkom. Mereka benar-benar frustrasi,” kata salah satu pejabat AS.

Pejabat yang sama juga menyebut bahwa kehati-hatian ekstrem diterapkan oleh sang pemimpin tertinggi.

Komunikasi internal Iran tersendat Karena bahkan pejabat tinggi Iran tidak mengetahui lokasi pemimpin tertinggi mereka, komunikasi hanya bisa dilakukan melalui jaringan kurir khusus.

Sistem ini membuat proses pengambilan keputusan menjadi lambat dan penuh jeda. Para pejabat Iran yang diberi mandat untuk berkomunikasi dengan pemerintahan Presiden Donald Trump disebut kesulitan menjalin komunikasi di dalam sistem pemerintahan mereka sendiri.

Baca juga: Iran: Trump Tak Punya Pilihan untuk Damai Selain Terima Tuntutan

Kondisi ini berdampak langsung pada proses perundingan antara Iran dan Amerika Serikat, yang membuat rincian kesepakatan berjalan lambat.

Setiap kali AS mengirimkan usulan detail, keterbatasan akses ke pemimpin tertinggi menyebabkan respons dari pihak Iran bisa tertunda lama.

“Inilah sebabnya Anda mendengar pernyataan seperti, ‘pemimpin tertinggi telah menyetujui kerangka kerja,’ atau ‘kami masih menunggu poin akhir kesepakatan',” kata seorang pejabat AS.

“Setiap informasi yang ia terima sudah kedaluwarsa, dan ada banyak jeda waktu dalam responsnya,” kata pejabat AS lainnya.

Sumber intelijen AS dan Israel menyebut banyak pemimpin senior Iran kini jarang terlihat di permukaan dan menghabiskan waktu di bunker yang sangat diperkuat.

Mereka menghindari komunikasi langsung kecuali benar-benar diperlukan. Situasi ini terjadi di tengah perang yang disebut melibatkan operasi militer besar bertajuk Operation Epic Fury.

Menurut salah satu pejabat, intelijen yang diperoleh dari dalam struktur pemerintah Iran bahkan membantu mengidentifikasi dan menyingkirkan sejumlah pimpinan senior selama perang berlangsung.

Baca juga: Menjelang Kesepakatan Damai, Militer Iran Tembak Drone Mata-mata Israel

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved