Kamis, 4 Juni 2026

Doa Setelah Sholat

Ini Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar yang Keutamaannya Sama Seperti Membebaskan Empat Budak

Waktu mustajab untuk berdoa, Ini Bacaan Doa dan Dzikir Setelah Sholat Ashar yang keutamaannya sama seperti membebaskan empat budak

Tayang:
Penulis: Adiana Ahmad | Editor: Adiana Ahmad
TRIBUNNEWS.COM
DOA SETELAH SHOLAT ASHAR - Ilustrasi Dzikir dan Doa Setelah Sholat . Ini Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar yang Keutamaannya Sama Seperti Membebaskan Empat Budak. 

POS-KUPANG.COM -  Waktu petang tepatnya setelah Sholat Ashar merupakan salah satu waktu mustajab untuk berdoa.

Ada banyak fadilah atau keutamaan yang bisa didapatkan seorang Muslim yang rutin membaca Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar.

Salah satu Keutamaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar adalah sama seperti membebaskan empat budak.

Keutamaan Doa Setelah Sholat Ashar itu seperti dijelaskan dalam hadist Rasulullah SAW:

Baca juga: Bacaan Doa Setelah Sholat Taubat dan Waktu Terbaik Dirikan Sholat Sunnah Ini

Keutamaan berzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar hingga menjelang Maghrib terdapat dalam riwayat Abu Daud dalam Sunan-nya, dengan redaksi sebagaimana berikut ini

عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ، قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ تَعَالَى مِنْ صَلَاةِ الْغَدَاةِ، حَتَّى تَطْلُعَ الشَّمْسُ: أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً مِنْ وَلَدِ إِسْمَاعِيلَ ، وَلَأَنْ أَقْعُدَ مَعَ قَوْمٍ يَذْكُرُونَ اللَّهَ مِنْ صَلَاةِ الْعَصْرِ إِلَى أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ: أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ أَعْتِقَ أَرْبَعَةً

Dari shabat Anas bin Malik ra, Rasulullah Saw bersabda, “Aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah mulai dari (waktu) shalat Shubuh hingga terbit matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak dari putra Nabi Ismail. Dan aku duduk bersama orang-orang yang berzikir kepada Allah mulai dari (waktu) shalat Ashar sampai terbenam matahari lebih aku cintai daripada memerdekakan empat orang budak.” (HR. Abu Daud).

Membiasakan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar bisa menjadi salah satu amalan untuk menyempurnakan ibadah sekaligus memohon ampun atas dosa-dosa yang dilakukan.

Baca juga: Bacaan Doa Setelah Sholat Subuh Besok Pagi, Dapatkan Pahala Haji dan Umrah

Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar adalah amalan yang penuh keutamaan dan sayang untuk dilewatkan.
Banyak umat Muslim membiasakannya sebagai bentuk penyempurna ibadah sekaligus cara menenangkan hati setelah menjalankan salat fardu.

Hal ini pun dijelaskan oleh Rasulullah SAW sebagaimana yang tertera dalam hadis riwayat Abu Hurairah RA:

“Rasulullah saw bersabda, ‘Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah salat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alâ kulli syai’in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan.” (HR. Malik)

Berikut Bacaan Dzikir dan Doa Setelah Sholat Ashar

1. Istigfar 3 Kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيم (3x)
Astaghfirullāhal ‘azhīm (3x)
Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”
Saat membaca zikir ini, dianjurkan untuk tetap mempertahankan posisi kaki tahiyat akhir.

2. Doa Sifat Allah dan Bertaubat
الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ مِنْ جَمِيْعِ المَعَاصِي وَالذُّنُوبِ وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ  
Alladzī lā ilāha illā huwa al-ḥayyul-qayyūm, wa atūbu ilaihi min jamī‘il-ma‘āṣī waż-żunūb, wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil-‘aliyyil-‘aẓīm.
Artinya: “(Allah) yang tiada Tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi terus-menerus mengurus (makhluk-Nya). Aku bertaubat kepada-Nya dari segala maksiat dan dosa. Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

Baca juga: Doa Setelah Sholat Dhuha dan Keistimewaan Dirikan Sholat Sunnah Ini, Kecukupan Rezeki

3. Doa Keselamatan
اَللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ، وَمِنْكَ السَّلَامُ، وَإِلَيْكَ يَعُوْدُ السَّلَامُ فَحَيِّنَا رَبَّنَا بِالسَّلَامِ وَاَدْخِلْنَا الْـجَنَّةَ دَارَ السَّلَامِ تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ يَا ذَاالْـجَلَالِ وَاْلإِكْرَام
Allāhumma antas-salām, wa minkas-salām, wa ilaika ya‘ūdus-salām, faḥayyinā rabbanā bis-salām, wa adkhilnal-jannata dāras-salām, tabārakta rabbanā wa ta‘ālaita yā dzal-jalāli wal-ikrām.
Artinya: “Ya Allah, Engkaulah Maha Sejahtera, dan dari-Mu kesejahteraan, dan kepada-Mu kembali kesejahteraan. Maka hidupkanlah kami, wahai Tuhan kami, dengan kesejahteraan, dan masukkanlah kami ke dalam surga, negeri kesejahteraan. Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau, wahai Pemilik keagungan dan kemuliaan.”
Setelah membaca doa keselamatan, dianjurkan untuk mengubah posisi kaki menjadi duduk bersila.

4. Doa Warid #1
اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ
Allāhumma lā māni‘a limā a‘ṭaita, wa lā mu‘ṭiya limā mana‘ta, wa lā rādda limā qaḍaita wa lā yanfa‘u dzal-jaddi minkal-jadd.
Artinya: “Ya Allah, tidak ada yang dapat mencegah apa yang Engkau beri, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau tetapkan, dan tidaklah bermanfaat bagi orang yang memiliki kekayaan (atau kemuliaan) dari-Mu kekayaan (atau kemuliaan) itu.”

5. Doa Warid #2
اَللَّهُمَّ أَعِنِّيْ عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allāhumma a‘innī ‘alā dzikrika wa syukrika wa ḥusni ‘ibādatika.
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbagus ibadah kepada-Mu.”

6. Zikir Pujian
 إِلَهِيْ يَا رَبِّ
Ilāhī yā Rabbī.
Artinya: “Tuhanku, wahai Tuhanku.”

7. Tasbih 33 Kali
سُبْحَانَ اللهِ (33x)
Subḥānallāh (33x)
Artinya: “Mahasuci Allah.”

8. Lafal Mengakhiri Tasbih
سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ دَائِمًا أَبَدًا
Subḥānallāhi wa biḥamdihī dā’iman abadan.
Artinya: “Mahasuci Allah dan segala puji bagi-Nya, selama-lamanya dan untuk selamanya.”

9. Tahmid 33 Kali
اَلْحَمْدُ لِلهِ (33x)
Alḥamdulillāh (33x)
Artinya: “Segala puji bagi Allah.”

10. Lafal Mengakhiri Tahmid
اَلْحَمْدُ لِلهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ عَلَى كُلِّ حَالٍ وَفِي كُلِّ حَالٍ وَنِعْمَةٍ
Al-ḥamdu lillāhi rabbil-‘ālamīn ‘alā kulli ḥālin wa fī kulli ḥālin wa ni‘mah.
Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, dalam setiap keadaan dan pada setiap keadaan serta atas setiap nikmat.”

11. Takbir 33 Kali
اَللهُ اَكْبَرْ (33x)
Allāhu akbar (33x)
Artinya: “Allah Maha Besar.”

12. Lafal Mengakhiri Takbir Panjang dan Tahlil

اَللهُ اَكْبَرْ كَبِيْرًا وَالْحَمْدُ لِلهِ كَثِيْرًا وَسُبْحَانَ اللهِ بُكْرَةً وَأَصِيْلًا، لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ، وَلَاحَوْلَ وَلَاقُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِـىِّ الْعَظِيْمِ

Allāhu akbar kabīrā, wal-ḥamdu lillāhi katsīrā, wa subḥānallāhi bukratan wa aṣīlā. Lā ilāha illallāhu waḥdahu lā syarīka lah, lahul-mulku walahul-ḥamdu yuḥyī wa yumīt, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Wa lā ḥaula wa lā quwwata illā billāhil-‘aliyyil-‘aẓīm.

Artinya: “Allah Maha Besar dengan sebesar-besarnya, segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya, dan Maha Suci Allah pada waktu pagi dan petang. Tiada Tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kerajaan dan bagi-Nya segala puji. Dia menghidupkan dan mematikan, dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Dan tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan) Allah Yang Maha Tinggi lagi Maha Agung.”

13. Istigfar 3 Kali

أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيم (3x)
Astaghfirullāhal ‘azhīm (3x)

Artinya: “Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung.”

14. Membaca Doa Singkat 

الحَمْدُ لِلهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْداً يُوَافِي نِعَمَهُ وَيُكَافِئُ مَزِيْدَهُ. يَا رَبَّنَا لَكَ الحَمْدُ وَلَكَ الشُّكْرُ كَمَا يَنْبَغِي لِجَلَالِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ. اللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ يَا ذَا الجَلَالِ وَالإِكْرَامِ وَسَلِّمْ وَرَضِيَ اللهُ تَبَارَكَ وَتَعَالَى عَنْ سَادَاتِنَا أَصْحَابِ سَيِّدِنَا رَسُوْلِ اللهِ أَجْمَعِيْنَ
Alhamdulillāhi rabbil ‘ālamīn, hamdan yuwāfī ni‘amahu wa yukāfi’u mazīdah. Yā rabbana lakal hamdu wa lakasy syukru kamā yanbaghī lijalāli wajhika wa ‘azhīmi sulthānik. Allāhumma shalli wa sallim ‘alā sayyidinā Muhammad, yā dzal jalāli wal ikrām, wa sallim. Wa radhiyallāhu tabāraka wa ta‘ālā ‘an sādātinā ash-hābi sayyidinā rasūlillāhi ajma‘īn.

Artinya: “Segala puji bagi Allah, Tuhan seluruh alam, dengan pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmat-Nya dan yang setimpal dengan tambahan karunia-Nya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu segala puji dan syukur sebagaimana layak bagi keagungan wajah-Mu dan kebesaran kekuasaan-Mu. Ya Allah, limpahkanlah selawat dan salam kepada junjungan kami Nabi Muhammad, wahai Dzat Yang Maha Agung lagi Maha Mulia, serta limpahkanlah salam. Semoga Allah Yang Maha Berkah lagi Maha Tinggi meridhai para sahabat junjungan kami Rasulullah semuanya.”

Keutamaan Doa Setelah Sholat Ashar

Berikut Keutamaan Doa Setelah Sholat Ashar

1.Waktu Paling Mustajab di Hari Jumat: Berdasarkan hadits Rasulullah SAW, waktu menjelang Maghrib di hari Jumat merupakan waktu yang sangat utama. Jika seorang Muslim memanjatkan doa pada saat tersebut, doanya berpotensi besar dikabulkan.

2. Disaksikan oleh Malaikat: Sholat Ashar adalah waktu kritis di mana malaikat yang bertugas pada siang dan malam berkumpul. Malaikat akan naik membawa catatan amal harian kita langsung kepada Allah SWT, sehingga doa dan zikir di waktu ini menjadi penutup amalan yang sangat baik.

3. Pahala Setara Membebaskan Budak: Dzikir dan doa yang dilakukan pada waktu petang (antara Ashar hingga Maghrib) memiliki nilai pahala yang sangat besar, bahkan disamakan dengan membebaskan budak.

4. Mendapatkan Ampunan dan Perlindungan: Mengisi waktu ini dengan istighfar dan doa memohon keselamatan akan melapangkan rezeki, menghapus dosa-dosa, serta melindungi diri dari berbagai keburukan hingga malam tiba. (*)

Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS


.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved