Perang AS vs Iran
Donald Trump Ancam Iran: Segera Berdamai atau Tak Ada yang Tersisa
Pada Minggu (17/5/2026), Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan peringatan baru kepada Iran.
Dari pihak Iran, tidak ada indikasi baru bahwa para pejabat tinggi siap untuk mengalah.
Media Iran melaporkan, Menteri Dalam Negeri Pakistan, Mohsin Naqvi, telah bertemu dengan para pejabat tinggi Iran, termasuk Presiden Masoud Pezeshkian.
Pakistan telah bertindak sebagai mediator utama selama perundingan perdamaian AS-Iran.
Selama pertemuan-pertemuan tersebut, para pejabat Teheran mengatakan bahwa kehadiran AS di Timur Tengah menyebabkan ketidakstabilan di kawasan itu.
Menurut kantor berita Tasnim, Pezeshkian mengatakan bahwa AS dan Israel selalu berusaha untuk mengadu domba negara-negara Islam melalui proyek-proyek yang memecah belah.
AS juga dituding menumbuhkan ketidakpercayaan, bahkan ketika Iran berupaya menjalin hubungan yang tulus dan stabil berdasarkan hubungan bertetangga yang baik dengan negara-negara Islam di kawasan tersebut. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/DONALD-TRUMP__876.jpg)