Selasa, 12 Mei 2026

Internasional Terkini

Presiden Timor Leste Hadiri KTT Samudra Melanesia di Papua Nugini

Adapun KTT Samudera Melanesia itu dihadiri para kepala negara, menteri, dan kepala misi dari 13 negara.

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Presiden Timor Leste Ramos Horta tiba di Port Moresby untuk ikuti KTT Samudera Melanesia pada Minggu (10/5/2026). 

Presiden Ramos-Horta kemudian akan menghadiri Jamuan Makan Siang Kenegaraan yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri dan Gubernur Jenderal di Hotel Hilton.

Pada malam harinya, Presiden akan menghadiri Jamuan Makan Malam Resmi yang diselenggarakan oleh Perdana Menteri Marape, menandai pembukaan KTT Samudra Melanesia perdana, di APEC Haus.

Pada  12 Mei, Presiden Ramos-Horta akan berpartisipasi dalam sesi pleno KTT Samudra Melanesia di APEC Haus, di mana para pemimpin Melanesia akan membuat komitmen perlindungan laut menuju target keanekaragaman hayati global 30×30.

Inisiatif global 30×30 adalah komitmen internasional untuk melindungi dan mengelola setidaknya 30 persen lahan, perairan tawar, dan lautan dunia pada 2030.

Target ini, yang diadopsi dalam Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework pada 2022, bertujuan mengatasi krisis keanekaragaman hayati, meningkatkan ketahanan iklim, dan memulihkan ekosistem yang terdegradasi melalui langkah konservasi yang adil dan efektif.

Presiden juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan para pemimpin dari negara-negara Kepulauan Pasifik lainnya di APEC Haus, dilanjutkan dengan menghadiri resepsi koktail yang diselenggarakan oleh Gubernur Distrik Ibu Kota Nasional, Yang Terhormat Powes Parkop.

Kunjungan ini menegaskan kembali solidaritas Timor Leste dengan negara-negara Melanesia dalam hal tata kelola laut, perikanan berkelanjutan, dan konservasi kelautan.

“Timor Leste mungkin masih muda dalam hal kemerdekaan sebagai sebuah negara, tetapi kami sudah lama menghormati lautan. KTT Samudra Melanesia adalah mercusuar ambisi kolektif,” kata Presiden J. Ramos Horta.

“Timor Leste berdiri bersama anda, untuk melindungi warisan biru kami, untuk mengamankan mata pencaharian rakyat kami, dan untuk memastikan bahwa jantung Pasifik terus berdetak kencang untuk generasi mendatang,” ucapnya.

Presiden J. Ramos Horta akan mengakhiri kunjungan kenegaraan pertamanya ke Port Moresby pada 13 Mei, setelah upacara penghormatan perpisahan di Bandara Internasional Jacksons. (*)

 

Ikuti berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved