Perang Israel Iran
Iran Gerah AS Tembak Kapal Tankernya di Teluk Oman
Iran menegaskan tidak akan lagi menahan diri menyusul insiden penembakan Amerika Serikat terhadap kapal tankernya
Kuwait turut melaporkan adanya upaya serangan drone di wilayah udaranya. “Pada fajar hari ini, angkatan bersenjata mendeteksi sejumlah drone musuh di wilayah udara Kuwait, yang ditangani sesuai prosedur yang berlaku,” kata militer Kuwait.
Sementara itu, Korea Selatan mengatakan, sebuah kapal kargo mengalami kerusakan akibat serangan udara misterius di Selat Hormuz pekan lalu.
Juru bicara kementerian pertahanan Korsel, Park Il, mengatakan, dua pesawat tak dikenal menghantam kapal HMM Namu pada 4 Mei.
“Dua pesawat tak dikenal menghantam pelat luar tangki ballast sisi kiri buritan HMM Namu dengan selang sekitar satu menit, menyebabkan api dan asap,” ujarnya.
Ketegangan bayangi diplomasi AS-Iran Ketegangan meningkat ketika Washington masih menunggu jawaban Iran atas proposal terbaru untuk memperpanjang gencatan senjata guna membuka jalan menuju perundingan damai.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, tindakan militer AS di Teluk Persia justru memperbesar kecurigaan Teheran terhadap keseriusan diplomasi Washington.
“Eskalasi ketegangan terbaru oleh pasukan Amerika di Teluk Persia dan berbagai tindakan mereka dalam melanggar gencatan senjata telah menambah kecurigaan mengenai motivasi dan keseriusan pihak Amerika dalam jalur diplomasi,” kata Araghchi menurut kantor berita ISNA. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
| Jelang Pertemuan Donald Trump-Xi Jinping, China Desak Iran Buka Selat Hormuz |
|
|---|
| Donald Trump Perintahkan Angkatan Laut AS Tembak Pemasang Ranjau di Selat Hormuz |
|
|---|
| Eropa dan NATO Matangkan Misi Militer Buka Selat Hormuz |
|
|---|
| Wamenlu Iran: Kami Tidak Menerima Gencatan Senjata |
|
|---|
| Amerika Serikat Blokade Selat Hormuz 24 Jam Pertama, Pelabuhan Iran Lumpuh |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/personil-militer-iran-berdiri-di-kapal-selam.jpg)