POS-KUPANG.COM - Penyelenggaran Rekruten CPNS 2026 menemukan titik terang setelah Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi mengumumkan formasi CPNS 2026 akan dirilis Mei dan Pendaftaran diprediksi Juni.
Rencana ini merupakan tindak lanjut dari Surat Menteri PAN-RB yang menetapkan kebutuhan aparatur sipil negara untuk tahun anggaran 2026.
Direktur Perencanaan Kebutuhan ASN BKN, Moh. Ridwan, menyampaikan bahwa formasi tiap instansi akan segera disampaikan secara resmi oleh Menteri PAN-RB rini Widyantini.
Ini adalah kabar baik bagi jutaam pencari kerja, terutama fresh graduate yang menjadi fokus utama rekrutmen tahun ini.
Berikut Prediksi Jadwal Seleksi CPNS 2026
Baca juga: KemenPAN-RB Pastikan PPPK Bisa Ikut Seleksi CPNS 2026 Tanpa Harus Mengundurkan Diri, Ini Syaratnya
Pengumuman Formasi Mei 2026
Pendaftaran Online Juni 2026
Seleksi Administrasi Juli 2026
Tes SKD Agustus 2026
Pengumuman Hasil SKD September 2026
Tes SKB & Tes Fisik (jika ada) Oktober 2026
Pengumuman Akhir November 2026
Disclaimer
Informasi di atas bersifat prakiraan dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kebijakan pemerintah dan BKN. Calon pelamar diharapkan selalu memantau pengumuman resmi untuk informasi terbaru dan akurat.
Formasi CPNS 2026 dan Syarat Khusus yang Perlu Diperhatikan
Tahun ini, pemerintah kembali membuka peluang besar bagi lulusan baru.
Menurut MenPAN-RB Rini Widyantini, Rekrutmen CPNS 2026 akan lebih mengutamakan fresh graduate atau lulusan baru.
Namun ada catatannya, lulusan baru yang direkrut harus sesuai dengan kebutuhan.
Selain persiapan pengatahuan, mental, ada sejumlah formasi CPNS 2026 yang membutuhkan persiapan fisik yang prima.
Formasi tersebut biasanya bersentuhan langsung dengan kebutuhan lapangan, seperti penjaga tahanan, polisi hutan, Badan Keamanan Laut ( Bakamla), dan BIN.
Jika tidak siap menghadapi tes fisik, maka sebaiknya tidak memilih formasi semacam ini.
Baca juga: Seleksi CPNS 2026 Resmi Dibuka,Pengumuman Formasi Mei Pendaftaran Juni,Ini 7 Dokumen Wajib Disiapkan
Tips Memilih Formasi CPNS 2026 agar terhindar dari Tes Fisik
1. Kenali Jenis Formasi yang Memerlukan Tes Fisik
Tes fisik bukan hal yang asing dalam rekrutmen ASN. Formasi tertentu seperti kepolisian, tahanan, atau posisi lapangan lainnya memang membutuhkan standar kesehatan dan fisik yang tinggi.
Sebelum memilih formasi, calon pelamar perlu mengetahui apakah formasi tersebut memiliki tahapan tes fisik atau tidak. Ini penting agar tidak terjadi kekecewaan di kemudian hari, terutama setelah melewati tahapan seleksi administrasi dan ujian tulis.
2. Persiapkan Diri Jauh-jauh Hari
Bagi yang memang berminat pada formasi dengan tes fisik, persiapan harus dimulai jauh-jauh hari. Tes fisik biasanya mencakup tes kebugaran seperti lari, push-up, sit-up, dan tes kesehatan lainnya.
Latihan fisik yang rutin dan pola makan sehat sangat diperlukan. Tidak cukup hanya belajar materi ujian tulis, karena kondisi fisik juga menjadi penentu kelulusan.
3. Pilih Formasi Sesuai Kemampuan dan Minat
Tidak semua orang cocok dengan formasi yang memerlukan tes fisik. Ada baiknya memilih formasi yang sesuai dengan latar belakang pendidikan dan minat pribadi.
Misalnya, lulusan sarjana hukum lebih cocok untuk formasi di instansi kejaksaan atau pengadilan. Sementara lulusan teknik bisa membidik formasi di instansi teknis seperti kementerian PU atau Bappenas.
Baca juga: Viral di Dunia Maya, Ada Tinjauan Riwayat Media Sosial Pada Seleksi CPNS 2026, Ini Kata Kepala BKN
Tips Memilih Formasi CPNS 2026 yang Tepat
Memilih formasi yang tepat adalah langkah awal yang sangat menentukan keberhasilan dalam seleksi CPNS. Jangan sampai salah pilih dan akhirnya gagal karena tidak siap menghadapi syarat tambahan.
1. Cek Kebutuhan Formasi Tiap Instansi
Setiap instansi memiliki kebutuhan formasi yang berbeda-beda. Ada yang membuka lowongan untuk posisi administrasi, teknis, hingga lapangan. Cek secara detail melalui pengumuman resmi BKN nanti.
2. Pahami Deskripsi Tugas
Sebelum memilih, pahami dulu deskripsi tugas dari formasi yang diminati. Apakah memerlukan mobilitas tinggi? Apakah sering turun lapangan? Ini akan membantu menentukan apakah formasi tersebut cocok atau tidak.
3. Evaluasi Kemampuan Diri
Jujur saja, apakah diri sendiri siap dengan tes fisik? Jika tidak yakin, lebih baik pilih formasi umum saja. Tidak perlu memaksakan diri jika memang tidak memiliki kondisi fisik yang memadai.
Memilih formasi CPNS 2026 bukan sekadar mengisi formulir. Ini adalah langkah awal yang menentukan arah karier selama bertahun-tahun ke depan. Jangan sampai salah langkah karena tidak memahami syarat dan kondisi yang sebenarnya.
Baca juga: Resmi dari BKN, Formasi CPNS 2026 Bakal Dirilis Mei, Pendaftaran Dibuka Bulan Juni
Daftar 5 Instansi yang Berlakukan Tes Fisik pada Seleksi CPNS 2026
Selain mempersiapkan tes seleksi kompetensi dasar (SKD) dan seleksi kompetensi bidang (SKB), pelamar juga perlu menyiapkan kondisi fisik agar tetap prima.
1. Badan Intelijen Negara (BIN)
Lari 12 menit
Push up 1 menit
Sit up 1 menit
Shuttle run 10 m × 6 putaran
Pull up 1 menit
Chinning 1 menit
2. Badan Keamanan Laut (BAKAMLA) (Khusus formasi Anak Buah Kapal)
Lari 12 menit
Tes pull up 1 menit
Tes push up 1 menit
Tes sit up 1 menit
Shuttle run 10 m × 6 putaran
Renang jarak tempuh 50 meter
3. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) (Khusus formasi Polisi Kehutanan dan Manggala Agni)
Lari ketahanan 12 menit
Pull up maksimal 1 menit
Sit up 1 menit
Push up 1 menit
Shuttle run dengan jarak 3 × 10 meter
4. Kejaksaan (Khusus formasi SMA Sederajat)
Lari 12 menit
Push up 1 menit
Sit up 1 menit
Shuttle run 10 m × 3 putaran
Pull up 1 menit
Chinning 1 menit
5. Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) (Khusus formasi SLTA Sederajat)
Lari 12 menit
Push up 1 menit
Sit up 1 menit
Shuttle run 10 m × 6 putaran
Pull up 1 menit
Chinning 1 menit. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Tes-WPFK-SKB-CPNS-Kemenkumham-2023-Penjaga-Tahanan.jpg)