Kredit Usaha Rakyat
Askrindo Jamin KUR Rp114 Triliun Sepanjang 2025
KUR tersebut berdampak pada penyerapan 3,7 juta tenaga kerja di Indonesia.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Askrindo terus berupaya memperluas akses pembiayaan bagi UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian nasional.
Direktur Utama Askrindo, M Fankar Umran menyampaikan, sepanjang 2025, Askrindo telah menjamin KUR senilai Rp114 triliun kepada 2 juta debitur UMKM.
KUR tersebut berdampak pada penyerapan 3,7 juta tenaga kerja di Indonesia.
Baca juga: Komisi VII DPR Ajak UMKM Optimalkan Program KUR
“Kinerja keuangan ini mencerminkan fundamental bisnis yang semakin kuat. Pada tahun 2025 pula, Perusahaan mencatatkan Hasil Underwriting Netto sebesar Rp1,28 triliun (unaudited),” jelas Fankar dikutip pada Senin (6/4/2026).
Sejalan dengan itu, premi bruto tercatat sebesar Rp4,44 triliun (unaudited). Capaian ini mencerminkan langkah positif dalam memperkuat portofolio bisnis perusahaan.
“Kami melihat bahwa strategi penguatan portofolio dan manajemen risiko berjalan efektif. Ke depan, kami akan terus menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan, sekaligus memperluas kontribusi terhadap pembiayaan produktif, khususnya bagi UMKM,” tambah Fankar.
Direktur Utama Askrindo itu menegaskan bahwa peringatan HUT ke-55 merupakan titik refleksi sekaligus penguatan peran perusahaan dalam ekosistem pembiayaan nasional.
“Peringatan HUT ini bukan sekadar seremoni, tetapi momentum refleksi atas peran kami dalam mendorong inklusi keuangan. Askrindo berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha, khususnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian nasional,” ujar dalam perayaan HUT ke-55 Askrindo di Jakarta, 2026.
Selama 55 tahun berdiri sejak 6 April 1971, Askrindo terus menunjukkan kinerja yang solid dan mendukung Perekonomian nasional.
Sebagai informasi, sejak 2007 hingga 2025, Askrindo telah menjamin Kredit Usaha Rakyat (KUR) Rp1.125,9 triliun kepada 36,3 juta debitur UMKM, dengan total penyerapan sebanyak 62,7 juta tenaga kerja.
Luncurkan Fintracs dan Ask-Scoring
Di momen HUT ke-55 Askrindo juga memperkuat transformasi digital dengan meluncurkan sistem sentralisasi Financial Transaction System (Fintracs) dan Ask-Scoring (Askrindo Underwriting Scoring System).
Direktur Keuangan Askrindo, Leonardo Henry Gavaz menjelaskan, Fintracs merupakan sistem terintegrasi yang dirancang untuk menyederhanakan sekaligus memusatkan proses transaksi keuangan perusahaan.
“Melalui Fintracs, seluruh proses penerimaan dan pengeluaran kas kini terintegrasi dalam satu platform, dilengkapi dengan pencatatan jurnal otomatis dan proses settlement yang lebih sistematis,” jelasnya di kesempatan yang sama.
“Sistem ini juga memungkinkan monitoring transaksi secara real-time, sehingga meningkatkan transparansi dan kontrol,” tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kantor-Pusat-Askrindo.jpg)