Rabu, 13 Mei 2026

Renungan Harian Katolik

Renungan Harian Katolik Selasa 31 Maret 2026, "Luka Terdalam sering Datang dari Orang Terdekat'

Yesus memang merasa sangat sedih karena Dia begitu mencintai mereka tetapi murid-Nya justru membalasnya dengan pengkhianatan

Tayang:
Editor: Edi Hayong
POS-KUPANG.COM/HO
RENUNGAN KATOLIK- Renungan Harian Katolik dari RP. John Lewar SVD pada Selasa (31/3/2026) 

Oleh : RP. John Lewar SVD

Biara St. Josef Freinademetz
STM Nenuk Atambua Timor NTT

POS-KUPANG.COM- Renungan Harian Katolik Selasa 31 Maret 2026 Hari Selasa dalam Pekan Suci dari RP. John Lewar SVD berjudul : "Luka Terdalam sering Datang dari Orang Terdekat'

Renungan Harian Katolik dari RP. John Lewar SVD merujuk pada Bacaan I: Yes 49:1-6; Mzm 71:1-2.3-4a.5-6ab.15.17; Yoh 13:21-33.36-38. Warna Liturgi Ungu

Pengkhianatan memang sesuatu yang sangat menyakitkan. Apalagi ketika pengkhianatan. Itu dilakukan oleh orang yang dekat dengan kita. Mungkin akan mejadi luka yang menyakitkan seumur hidup.

Tentu saja akan sangat sulit sekali untuk memaafkan orang yang telah mengkhianati kita. Pengkhianatan akan
selalu menghancurkan kehidupaan manusia.

Dalam Bacaan Injil hari ini Yesus mengetahui bahwa Dia akan mengalami pengkhianatan dari murid-Nya. Maka Dia berkata: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya seorang di antara kamu akan menyerahkan Aku”. Yesus tahu
bahwa Yudas Iskariot akan menyerahkan Diri-Nya.

Yesus memang merasa sangat sedih karena Dia begitu mencintai mereka tetapi murid-Nya justru membalasnya dengan pengkhianatan. Yesus tidak sedikitpun menunjukkan kebencian kepada Yudas Iskariot.

Dia tetap meneguhkan hati para murid-Nya. Tuhan Yesus sudah begitu baik terhadap manusia tetapi balasnya justru pengkhianatan. Tuhan Yesus sungguh sedih melihat tindakan itu. Tetapi Yesus tidak menunjukkan kebencian kepada pribadi mereka.

Yesus meneguhkan hati para murid-Nya untuk siap menerima ini semua. Tuhan Yesus ingin supaya para
murid tetap tegar dan berhati besar. Tuhan Yesus ingin agar para murid tetap melanjutkan karya agung untuk mewartakan Kerajaan Allah di dunia.

Baca juga: Renungan Katolik Selasa 31 Maret 2026, Hati yang Setia dan tak Berubah Itulah yang Butuh Tuhan

Beberapa point penting berhubungan dengan pengkhianatan yang perlu kita renungkan. Pertama, Luka Pengkhianatan dari Orang Terdekat Sahabat yang setia kadang-kadang bisa menjadi sumber luka yang paling
dalam.

Kita bisa lebih menerima pengkhianatan dari orang yang tidak kita kenal, daripada dari orang yang kita percayai. Yesus merasakannya dengan sangat mendalam. Di saat yang sama ketika Yesus tahu bahwa Yudas akan
mengkhianati-Nya, Yesus menunjukkan sikap yang luar biasa.

Dia tidak membalas dengan kebencian, tetapi dengan ketenangan dan kasih yang tidak terpengaruh oleh pengkhianatan itu. Kasih Yesus tidak bergantung pada sejauh mana orang-orang di sekitar-Nya membalas kasih-Nya.

Meskipun Yudas mengkhianati-Nya, kasih-Nya tetap tidak berubah. Kita diajak untuk meniru kasih ini—kasih yang tidak bergantung pada perlakuan orang lain, kasih yang tetap setia meskipun disakiti, bahkan oleh orang yang dekat dengan kita.

Kedua, Kelemahan Manusia dalam Kesetiaan. Petrus adalah salah satu murid yang dengan penuh keyakinan berkata kepada Yesus, “Aku akan setia kepadaMu, meskipun aku harus mati bersama-Mu.” Namun, Yesus tahu bahwa pada akhirnya Petrus akan menyangkal-Nya tiga kali.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved