Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 18 Maret 2026, "Allah adalah BapaNya"
Allah menunjukkan sifat-Nya sebagai Bapa yang peduli dan selalu siap memenuhi kebutuhan anak-anak-Nya
Renungan Harian Katolik
Oleh: Bruder Pio Hayon SVD
Rabu Pekan Prapaskah Keempat – 18 Maret 2026
Bacaan I: Yes. 49: 8-15
Injil: Yoh. 5: 17-30
Tema: “Allah adalah BapaNya”
Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Salam damai dan sukacita bagi kita semua. Pada hari ini, kita diajak untuk merenungkan tema yang memperdalam hubungan kita dengan Allah sebagai Bapa.
Bacaan dari Yesaya dan Yohanes menggarisbawahi hubungan intim antara Allah dan umat-Nya, serta pernyataan Yesus tentang keahlian-Nya sebagai Anak Allah. Mari kita membuka hati untuk menyelami kasih dan peran Tuhan sebagai Bapa dalam hidup kita.
Saudara-saudari terkasih.
Dalam pembacaan ini (Yes. 49:8-15), Allah berbicara tentang janji-Nya untuk menyelamatkan umat-Nya. Dia menawarkan perlindungan, pemulihan, dan penghiburan bagi mereka yang menderita.
Allah menunjukkan sifat-Nya sebagai Bapa yang peduli dan selalu siap memenuhi kebutuhan anak-anak-Nya. Dia akan memberi mereka tempat dan identitas dalam hubungan dengan-Nya, termasuk mengingat mereka meskipun berada dalam kesulitan.
Sementra dalam Injil (Yoh. 5:17-30), Yesus menyatakan bahwa Allah adalah Bapa-Nya, dan Ia melakukan pekerjaan Bapa. Hal ini menunjukkan kedalaman hubungan antara Yesus dan Allah, di mana Yesus tidak hanya berfungsi sebagai utusan, tetapi juga sebagai Anak Allah yang memiliki kuasa untuk menyampaikan rahmat dan kehidupan.
Pernyataan bahwa "Bapa mengasihi Anak" (ayat 20) menegaskan betapa erat dan penuh kasihnya hubungan mereka.
Maka poin refleksi kita atas permenungan ini adalah tentang “Pengenalan Akan Allah sebagai Bapa”: Bagaimana kita memahami Allah sebagai Bapa dalam hidup kita? Renungkan apa arti kedekatan ini bagi kita, terutama saat menghadapi tantangan dan kesedihan. Apakah kita merasa diberdayakan oleh kasih-Nya?
“Kesediaan untuk Mendengarkan Suara Bapa”: Seberapa sering kita mendengarkan dan mengikuti bimbingan Bapa?
Renungkan tindakan konkret yang perlu kita ambil untuk lebih peka terhadap suara Tuhan dalam kehidupan sehari-hari kita.
“Peran Yesus sebagai Jalan Menuju Bapa”: Bagaimana hubungan kita dengan Yesus bertindak sebagai penghubung untuk memahami Allah sebagai Bapa?
Renungkan cara kita dapat lebih mendalami hubungan kita dengan Kristus agar dapat lebih mengenali dan merasakan kasih Allah.
| Renungan Harian Katolik Sabtu 2 Mei 226, "Aku di Dalam Bapa" |
|
|---|
| Renungan Hariian Katolik Sabtu 2 Mei 2026, Pendidikan Bukan Pencapaian Akademik, Tetapi Wujud Kasih |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik 2 Mei 2026, "Mengenal Yesus, Tidak Mengenal Bapa-Nya" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Jumat 1 Mei 2026, "Akulah Jalan dan Kebenaran dan Hidup" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Jumat 1 Mei 2026, “Jalan, Kebenaran, dan Hidup” |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bruder-Pio-Hayon-SVD-menulis-Renungan-Harian-Katolik.jpg)