Senin, 13 April 2026

KKB Papua

Polisi Dalami Keterlibatan KKB dalam Penembakan Karyawan Freeport di Grasberg

Penembakan karyawan PT Freeport Indonesia hingga tewas terjadi di area tambang Grasberg,Tembagapura.

Editor: Ryan Nong
KOMPAS.COM
Kapolres Mimika AKBP Billiyandha Hildiario Budiman menyebut pihaknya berkoordinasi dengan Satgas Damai Cartenz mendalami keterlibatan KKB dalam peristiwa penembakan karyawan PT Freeport Indonesia di Grasberg. 

POS-KUPANG.COM, TIMIKA - Aparat kepolisian kini terus mendalami keterlibatan Kelompok Kriminal Bersenjata Papua atau KKB dalam peristiwa penembakan karyawan PT Freeport Indonesia

Penembakan karyawan PT Freeport Indonesia hingga tewas terjadi di area tambang Grasberg,Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, pada Rabu, 11 Maret 2026. 

Baca juga: KKB Diduga jadi Dalang Penembakan karyawan PT. Freeport di Gresberg

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengaku sampai pihaknya masih berkoordinasi dengan Satuan Tugas Ops Damai Cartenz untuk melakukan pendalaman terhadap identitas kelompok tersebut. 

"Pelaku dari kelompok (pimpinan) mana nanti akan kita pastikan kembali dengan koordinasi satgas ODC. Yang pasti, itu (pelakunya) kelompok bersenjata," ujar Billy dikutip dari Kompas, Kamis (12/3/2026).

Dua korban penembakan

Billy lantas memastikan bahwa korban penembakan di Grasberg sebanyak dua orang. Satu diantaranya meninggal dunia dan satu luka ringan. 

Diketahui, korban meninggal dunia atas nama Simson Mulia, karyawan Departemen Eksploration/Geology, PT Freeport Indonesia.

"Untuk korban 1 meninggal dunia dan 1 luka ringan karena yang bersangkutan lompat dan jatuh. Jadi korban dua orang. Yang meninggal dunia sudah kami terbangkan ke rumah duka di Jawa Barat dengan pengawalan aparat," katanya sembari menyampaikan duka cita.

Ucapan manajemen PT Freeport

Sebelumnya, PT Freeport Indonesia menyampaikan duka cita atas kehilangan satu orang rekan karyawan dalam peristiwa penembakan di area tambang Grasberg, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

"Keluarga besar PTFI sangat berduka dan kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya dan memberikan dukungan bagi keluarga yang ditinggalkan," ujar VP Corporate Communications PT Freeport Indonesia, Katri Krisnati, Rabu.

Atas kejadian tersebut, Katri mengatakan bahwa manajemen PTFI terus berkordinasi dengan aparat keamanan dan pemerintah terkait hal ini.

"Keselamatan dan keamanan seluruh karyawan serta semua pihak di wilayah operasional kami tetap menjadi prioritas utama kami," ujarnya.

Terkait kejadian tersebut, Polda Papua tengah masih melakukan langkah-langkah penyelidikan lebih lanjut, termasuk olah tempat kejadian perkara (TKP), pengumpulan barang bukti serta pendalaman keterangan saksi guna mengungkap pelaku penembakan dan motif kejadian.

Selain itu, Polda Papua Tengah mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya. (*)

 

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved