Selasa, 14 April 2026

KKB Papua

Ini Sepak Terjang Philip Kobak, Komandan KKB di Wilayah Yahukimo

Philip Kobak merupakan salah satu pimpinan KKB yang menjadi Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo.

Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO/Satgas Damai Cartenz
Satgas Damai Cartenz menginterogasi Komandan Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo, Philip Kobak alias Nenak Kobak (membelakangi kamera) pada Sabtu (7/3/2026). 

POS-KUPANG.COM, YAHUKIMO - Philip Kobak alias Nenak Kobak ditangkap Satgas Damai Cartenz di Kali Brasa, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo pada Sabtu (7/3/2026) sore. 

Philip Kobak merupakan salah satu pimpinan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menjadi Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo.

Satgas mengamankan sejumlah barang dari tangan tersangka saat penangkapan, antara lain uang tunai, satu unit handphone, satu tas dan beberapa barang pribadi. 

Tak hanya itu, dari penggeledahan di rumah Philip Kobak alias Nenak Kobak, personil Satgas ODC juga menemukan puluhan butir amunisi berbagai ukuran, alat tajam, busur dan anak panah serta dokumen pribadi.

Baca juga: Daftar Hasil Sitaan Satgas Damai Cartenz dari Penangkapan KKB Philip Kobak

“Dari hasil penyelidikan, Philip Kobak alias Nenak Kobak diketahui merupakan Komandan Operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo."  

"Dalam struktur kelompok tersebut, ia memiliki peran untuk operasi lapangan serta terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Yahukimo,” ungkap Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol Yusuf Sutejo pada Senin (9/3/2026).

Selain itu, Philip Kobak juga terlibat dalam penembakan warga sipil dan pembakaran sejumlah sekolah.

“Yang bersangkutan juga diduga terlibat dalam beberapa aksi kekerasan, di antaranya pembacokan terhadap Muhammad Syarif pada 11 Januari 2026, pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada 14 Februari 2026 dan sejumlah peristiwa kekerasan lainnya masih terus didalami oleh penyidik Satgas Gakkum,” kata Kombes Yusuf.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan bahwa penangkapan Philip Kobak alias Nenak Kobak merupakan bagian dari upaya penegakan hukum.

“Upaya yang dilakukan aparat merupakan bagian dari penegakan hukum yang dilaksanakan secara profesional, terukur, dan sesuai prosedur."  

"Kami berkomitmen untuk terus menjaga situasi keamanan di Papua, khususnya di wilayah Yahukimo. Terhadap setiap pelaku kejahatan yang mengganggu keamanan masyarakat, aparat akan bertindak tegas sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia juga menambahkan bahwa Satgas Operasi Damai Cartenz akan terus melakukan langkah-langkah penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam aksi kekerasan, sekaligus menjaga stabilitas keamanan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan aman dan nyaman. (*)

 

Ikuti berita terbaru POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS

 

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved