Perang Israel Iran
Amerika Serikat Kewalahan Tangkis Drone Shahed Iran
Amerika Serikat (AS) kewalahan nenangkis drone Shahed yang ditembakkan militer Iran.
Juru bicara Gedung Putih, Anna Kelly, mengatakan, serangan balasan Iran justru telah jauh berkurang setelah kemampuan militer negara tersebut dihancurkan.
“Serangan balasan Iran telah turun 90 persen karena kemampuan rudal balistik mereka sedang dihancurkan secara total,” kata Kelly kepada The Independent.
Ia juga menepis kritik dari sumber anonim yang menilai pemerintah salah langkah. “Karakterisasi yang dibuat oleh sumber anonim pengecut ini tidak akurat dan menunjukkan bahwa mereka hanya melihat dari luar,” ujarnya.
Kelly menambahkan bahwa Menteri Pertahanan Pete Hegseth bersama militer AS telah merencanakan berbagai kemungkinan respons dari Iran.
Menurutnya, keberhasilan operasi militer Amerika membuktikan perencanaan tersebut. “Menteri Hegseth dan angkatan bersenjata melakukan pekerjaan luar biasa dalam merencanakan semua kemungkinan respons dari rezim Iran, dan keberhasilan tak terbantahkan dari Operasi Epic Fury berbicara dengan sendirinya.”
AS kembangkan drone murah tandingan Selain meminta bantuan Ukraina, AS juga mulai mengembangkan drone murah untuk menghadapi taktik Iran.
Militer Amerika telah memperkenalkan drone yang disebut “Lucas”, yang dirancang meniru konsep drone Shahed milik Iran yang berbiaya rendah.
Di sektor swasta, putra-putra Trump yakni Eric Trump dan Donald Trump Jr dilaporkan mendukung sebuah perusahaan drone berbasis di Florida yang berpotensi memasok teknologi tersebut kepada militer.
Meski menghadapi tantangan dari drone Iran, pemerintah AS tetap menegaskan bahwa kekuatan militer Iran telah dilemahkan secara signifikan.
Pemerintahan Trump juga menyatakan, perang tersebut akan segera berakhir, meskipun rincian lebih lanjut mengenai rencana tersebut belum dijelaskan secara terbuka. (*)
Sumber: Kompas.com
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/BOM-DARI-AMERIKA-SERIKAT-DIKIRIM-KE-ISRAEL_01.jpg)