Mutiara Ramadhan
Mutiara Ramadhan - Menggapai Ketenangan Batin
Kita bisa dengan mudah menasehatkan ketenangan batin kepada orang lain, tetapi kita sendiri kadang sulit mengamalkannya.
Allah berfirman: Innl hasanat yudzhibnas sayyi’at (sesungguhnya perbuatan baik menghapuskan dosa-dosa/Q.S. Hud/11:114). Orang-orang yang mengoptimalkan amaliah Ramadan diharapkan bisa mengikis habis dosa-dosa masa lampaunya. Usai Ramadan, yang bersangkutan seperti diungkapkan dalam hadis, kembali seperti bayi yang putih tanpa dosa.
Idul Fitri menjadi saksi adanya hamba yang kembali berbuka setelah menjalani masa puasa sebulan penuh. Di samping itu juga menjadi tanda kembalinya seorang hamba ke dalam jati diri yang paling luhur.
Seusai Ramadhan, tradisi Indonesia dilakukan Halal bi Halal, sebuah upaya untuk menghilangkan rasa bersalah yang telah diperbuat terhadap saudara-saudaranya. Saling bersalam-salaman dan sekaligus saling memaafkan satu sama lain, diharapkan mengikis habis seluruh beban dipundak.
Rasa berdosa telah dibersihkan oleh Ramadhan dan rasa bersalah dibersihkan melalui Halal bi Halal. Di sinilah indahnya bulan suci Ramadhan,mempromosikan ketenangan batin. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM lain di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Menteri-Agama-Nasaruddin-Umar-Mutiara-Ramadhan.jpg)