Perbatasan Negara
Enam Nelayan NTT Terdampar di Timor Leste
Kapal mereka mengalami kerusakan mesin ketika hendak kembali usai mencari ikan.
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sebanyak enam nelayan asal Nusa Tenggara Timur (NTT) terdampar di perairan negara Timor Leste (RDTL).
Nelayan itu terdiri dari satu nahkoda dan lima ABK. Kapal mereka mengalami kerusakan mesin ketika hendak kembali usai mencari ikan, lalu terdampar di perairan Bayu Undan Timor Leste.
Adapun, keenam nelayan Kapal Triasmo Sejahtera terdiri dari Erfan Agus (Nahkoda), Alfurkan Kapitan Lamahala, Juslan Tungga, Kamaruddin, Muhaimin Abas, dan Nawwir Gazali.
Baca juga: Terdampar di Rote Usai Dilepas Otoritas Australia, 7 WN Tiongkok Diserahkan ke Imigrasi Kupang
Hilang kontak sejak pekan lalu
Kepala Bakamla RI wilayah NTT, Mayor Bakamla Yeanry M. Olang mengaku mendapat laporan dari Kantor SAR Kupang dan pihak keluarga sejak 29 Desember 2025.
Laporan itu menyebut kapal nelayan dengan 6 ABK yang melaut sejak tanggal 12 Desember hilang kontak.
“Kami bersyukur pada tanggal 3 Januari 2006 mendapat informasi dari pihak keluarga bahwa kapal sudah ditemukan dan ditolong oleh kapal MMA Coral,” ungkap Yeanry.
Dia menyebut, usai mendapat informasi, Bakamla kemudian melaporkan kejadian itu secara berjenjang melalui kantor zona Bakamla Timur dan teruskan kepada Kepala Bakamla.
"Bapak Kepala menginstruksikan kepada kami untuk melakukan koordinasi intens dengan KBRI Dili terkait dengan seluruh proses pemulangannya," kata Yeanry.
Diselamatkan di kawasan eksplorasi minyak
Perwakilan KBRI Dili Timor Leste atau Minister Counsellor, Nugroho Yuwono menyampaikan, pihaknya mendapat laporan dari ANP Timor Leste yang menyebutkan 6 nelayan WNI terdampar telah diselamatkan di kawasan eksplorasi minyak Iepas pantai Bayu Undan.
Mereka sempat terombang-ambing akibat mesin kapal mati pada Sabtu, 3 Januari lalu.
Usai mendapat informasi, pihaknya langsung berkoordinasi dengan otoritas Timor Leste untuk penjemputan para nelayan yang terdampar itu.
“Kemudian para nelayan mereka dibantu dan dibawa dengan menggunakan kapal perusahaan Santos itu namanya MMA Coral ke pelabuhan Dili Timor Leste,” ujar Nugroho.
Mereka juga berkoordinasi dengan Polisi Air, Syabandar, Imigrasi dan Bea Cukai serta otoritas Maritim Nasional seperti Bakamla setelah mendapatkan kontak kapten kapal yang membawa nelayan untuk dijemput di pelabuhan Dili.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Ilustrasi-nelayan-terdampar.jpg)