Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Sabtu 18 Oktober 2025, “Pergi Berdua-dua”
Tema "Pergi berdua-dua" mengajak kita untuk merenungkan tentang pentingnya persekutuan, pelayanan, dan bagaimana kita dapat mewartakan Injil
Renungan Harian Bruder Pio Hayon SVD
Hari Sabtu Pekan Biasa XXVIII
Sabtu, 18 Oktober 2025
Pesta Sto. Lukas Penulis Injil
Bacaan I: 2Tim. 4:10-17a
Injil: Luk. 10: 1-9
“Pergi Berdua-dua”
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Salam sejahtera untuk kita semua. Pada hari ini, kita merayakan Pesta Santo Lukas, Penulis Injil dan Kisah Para Rasul, seorang murid dan teman seperjalanan Paulus yang setia.
Tema "Pergi berdua-dua" mengajak kita untuk merenungkan tentang pentingnya persekutuan, pelayanan, dan bagaimana kita dapat mewartakan Injil bersama-sama, saling mendukung dan menguatkan dalam misi kita.
Saudari/a terkasih dalam Kristus
Dalam bacaaan pertama dalam suratnya kepada Timotius (2 Timotius 4:10-17a), Paulus menggambarkan situasinya yang sulit di Roma, di mana banyak orang telah meninggalkannya. Demas mencintai dunia ini dan telah meninggalkan Paulus.
Kreskes telah pergi ke Galatia dan Titus ke Dalmatia. Hanya Lukas yang tinggal bersama-sama dengan dia. Paulus meminta Timotius untuk segera datang kepadanya dan membawa Markus, karena ia berguna baginya dalam pelayanan.
Paulus juga mengingatkan Timotius tentang bagaimana Aleksander, tukang tembaga itu, telah banyak berbuat jahat kepadanya.
Namun, Paulus percaya bahwa Tuhan akan menyertainya dan menguatkan dia, supaya Injil dapat diberitakan dengan penuh dan semua bangsa dapat mendengarkannya. Ini menunjukkan pentingnya kesetiaan, ketekunan, dan kepercayaan kepada Allah, bahkan ketika kita merasa sendirian dan ditinggalkan.
Sedangkan dalam Injil Lukas (10:1-9) mengisahkan tentang Yesus yang mengutus tujuh puluh murid berdua-dua mendahului-Nya ke setiap kota dan tempat yang hendak dikunjungi-Nya. Ia memberikan mereka kuasa untuk menyembuhkan orang sakit dan memberitakan Kerajaan Allah.
Yesus juga memberikan instruksi yang jelas tentang bagaimana mereka harus melakukan pelayanan mereka, yaitu dengan sederhana, bergantung pada kemurahan hati orang lain, dan membawa damai sejahtera. Untuk itu refleksi kita dalam permenungan hari ini adalah tentang Persekutuan: Apakah kita menghargai persahabatan dan dukungan dalam perjalanan iman kita?
Apakah kita memiliki sahabat rohani yang dapat kita andalkan dalam masa-masa sulit? Pelayanan: Apakah kita aktif terlibat dalam pelayanan Gereja dan masyarakat?
Apakah kita bersedia untuk melayani dengan rendah hati dan tanpa mengharapkan imbalan? Misi: Apakah kita menyadari bahwa kita semua dipanggil untuk mewartakan Injil? Bagaimana kita dapat menggunakan talenta dan karunia kita untuk membawa kabar baik kepada orang lain?
Saudari/a terkasih dalam Kristus
| Renungan Harian Katolik Kamis 9 April 2026, "Damai Sejahtera Bagi Kamu" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 9 April 2026, "Kamu Adalah Saksi" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Kamis 9 April 2026, Menggapai Damai: Berjuang Bertobat, Memberi Pengampunan |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 8 April 2026, "Mengenal Yesus yang Hidup di Tengah Kekecewaan" |
|
|---|
| Renungan Harian Katolik Rabu 8 April 2026, "Yesus Selalu Hadir Dalam Pergumulan Hidup Ini" |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Bruder-Pio-Hayon-SVD-menulis-Renungan-Harian-Katolik.jpg)