Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Rabu 1 Januari 2025, Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah
sukacita dan kekuatiran kita di tahun baru ini kepada Tuhan di atas Patena persembahan untuk diberkati oleh imam-Nya.
Oleh : RP Markus Tulu SVD
POS-KUPANG.COM - Renungan Harian Katolik Rabu 1 Januari 2025, Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah
Bil. 6:22-27; Gal. 4:4-7
Injil : Lukas 2:16-21.
Selamat Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah dan Perayaan Tahun Baru Bagi Kita Semua. Hari Raya Santa Perawan Maria Bunda Allah ditetapkan oleh Paus Pius XI pada hari ulang Tahun ke-1500 Konsili Efesus.
Sedangkan Konsili Efesus yang dengan teguh mempertahankan ajaran bahwa Santa Perawan Maria adalah bunda Allah yakni di tahun 431.
Dalam perayaan hari ini kita merenungkan makna nubuat nabi Yesaya yakni, "Sesungguhnya seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamai Dia, Imanuel.Yes. 7:14.
Baca juga: Renungan Harian Katolik Senin 30 Desember 2024, Tiga Cara Tingkatkan Semangat Hidup
Dan makna salam Elisabeth kepada Maria yang mengunjunginya yakni, "Diberkatilah engkau di antara semua perempuan dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sehingga ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? ( Luk. 1:42-43).
Di sini dengan kita merayakan hari raya santa perawan Maria bunda Allah, itu berarti kita juga mengakui bahwa Yesus sebagai sungguh-sungguh Allah dan sungguh-sungguh manusia.
Sampai di sini kita tentu percaya dan menghormati Maria sebagai bunda gereja, bunda kita kaum peziarah. Karena Yesus sendiri menjelang kematian-Nya dari atas salib menitipkan Yohanes, salah seorang murid yang sangat dikasihi Yesus atau simbol gereja kepada Maria, bunda-Nya, "Ibu, inilah anakmu. Dan anak, inilah ibumu." (Yoh. 19:26-27 ).
Pesan ini bagi kita mesti membuat iman kita akan Allah diteguhkan dan sikap hormat kita terhadap santa Perawan Maria bunda Allah dimurnikan. Kita menyadari bahwa hari ini juga kita merayakan Tahun Baru, 1 Januari 2025.
Karena itu mesti dengan hati murni kita panjatkan puji-syukur ke hadirat Tuhan. Karena betapa dengan kasih-Nya, Ia masih memperkenankan kita hidup dan menghantar kita untuk boleh masuk di tahun yang baru ini.
Di sini kita sadar dan akui bahwa Tuhan begitu mengasihi kita. Karena itu Ia menyertai kita dan memelihara hidup kita.
Patut bagi kita bahwa pada hari pertama tahun baru ini, kita meletakkan hidup dan perjuangan kita, semua perasaan sukacita dan kekuatiran kita di tahun baru ini kepada Tuhan di atas Patena persembahan untuk diberkati oleh imam-Nya.
Dan kita mesti percaya bahwa Tuhan yang setia kasih itu akan menerimanya. Hanya yang perlu kita perhatikan adalah bahwa kita mesti melakukan semuanya di dalam nama dan kuasa Tuhan Yesus. Karena hanya dengan demikian maka Tuhan akan memberkati dan melindungi kita.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Pater-Markus-Tulu-SVD_02.jpg)