Berita Malaka
Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka Temukan 4 Kasus Demam Berdarah
Ke-4 kasus demam berdarah dengue atau DBD ini, sudah ditangani di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan atau RSUPP Betun.
Penulis: Novianus L.Berek | Editor: Eflin Rote
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Nofry Laka
POS-KUPANG.COM, BETUN - Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka menemukan 4 kasus demam berdarah dengue atau DBD per 2 April 2024.
Sejak Januari hingga April, baru ditemukan kasus demam berdarah dengue atau DBD di wilayah Kabupaten Malaka.
Ke-4 kasus demam berdarah dengue atau DBD ini, sudah ditangani di Rumah Sakit Umum Penyangga Perbatasan atau RSUPP Betun.
Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Malaka, dr. Sri Charo Ulina melalui Kabid P2P Dinas Kesehatan, Wilfrida Ukat kepada POS-KUPANG.COM, Selasa 2 April 2024.
Terhadap kasus DBD, pihak puskesmas telah melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk atau PSN atau disebut 3M Plus yaitu menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air, dan mendaur ulang berbagai barang yang memiliki potensi untuk dijadikan tempat berkembang biak nyamuk Aedes aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.
Lalu, kata Wilfrid Ukat, melakukan penyelidikan epidemiologi (PE) DBD yang bertujuan untuk mengetahui potensi penularan dan penyebaran DBD lebih lanjut serta tindakan penanggulangan yang perlu dilakukan di wilayah sekitar tempat tinggal penderita.
Baca juga: Baliho Kim Taolin Maju Bakal Calon Bupati Malaka Tersebar di 127 Desa
"Kegiatan PE ini dilakukan karena terdapat laporan dari Rumah Sakit/Puskesmas bahwa terdapat pasien atau masyarakat yang terkena demam berdarah. Petugas kesehatan puskesmas didampingi Dinkes dengan seijin Kepala Keluarga langsung memeriksa penampungan air serta lingkungan sekitar rumah pasien juga penampungan air dan lingkungan rumah tetangga sekitar," papar Wilfrida.
Setelah kegiatan PE, lanjut Wilfrida, selanjutnya dilakukan kegiatan fogging atau pengasapan di rumah penderita DBD.
Wilfrida memberikan imbauan, cara pencegahan DBD yang paling utama adalah dengan memastikan manusia tidak digigit nyamuk Aedes aegypti. karna demam berdarah dengue alias DBD ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang terinfeksi virus dengue.
"Sekarang kita masih di musim penghujan begini memang rentan terjadi kenaikan kasus penularan penyakit. Kita harap masyarakat harus benar-benar memperhatikan lingkungan rumah agar tetap bersih," tutup Wilfrida. (nbs)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
| Pria tak Dikenal di Malaka Lakukan Percobaan Pemerkosaan Atas Anak Dibawah Umur |
|
|---|
| Sungai Benenai Meluap, Pemkab Malaka Dorong Bantuan Air Bersih dan Makanan Siap Saji |
|
|---|
| Sepekan Hujan Guyur Malaka NTT, Akses Jalan Menuju Desa Kakaniuk Nyaris putus |
|
|---|
| Peserta Tour Sepeda Timor Island Adventure Kagumi Keindahan Pantai Loodik Malaka |
|
|---|
| Peserta Tour Sepeda Internasional Timor Island Adventure 2024 Bermalam di Pantai Loodik Malaka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kegiatan-fogging-atau-pengasapan-yang-dilakukan-tim-Puskesmas-Nurobo-di-rumah-penderita-DBD.jpg)