Berita Ende
Ende Kehilangan PAD Ratusan Juta dari Pengujian Kir, Mustaqim Tegaskan Soal Ini
Pemerintah Kabupaten Ende kehilangan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) dari pengujian kelayakan kendaraan bermotor atau Kir
Penulis: Laus Markus Goti | Editor: Kanis Jehola
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Oris Goti
POS-KUPANG.COM, ENDE - Pemerintah Kabupaten Ende kehilangan Pendapatan Asli Daerah ( PAD) dari pengujian kelayakan kendaraan bermotor atau Kir.
Pasalnya, terhitung sejak 1 Januari 2021, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Ende tidak bisa lagi menerima pengujian Kir.
Pemerintah Kabupaten Ende dan DPRD Ende, diharapkan memberi perhatian serius pada hal ini.
Lepas dari soal PAD, uji Kir penting untuk memastikan kendaraan yang beroperasi di jalan sudah sesuai dengan persyaratam, aman, serta layak berkendara di jalan.
Jenis kendaraan yang perlu mengikuti itu yakni, mobil sewa, taxi, mobil penumpang manusia, termasuk travel, mobil penumpang.
Baca juga: TNI-Polri Periksa Kelayakan Kendaraan Pengangkut Penumpang dan Pelintas Batas Ilegal
Selain itu, bus, mobil dan truk pengangkut barang, seluruh macam truk, pikup dan kendaraan khsusus seperti truk gandeng.
Kadishub Ende, Mustaqim Mberu, mengatakan peralatan uji Kir di Dishub Ende, tidak lolos akreditasi di Kementerian Perhubungan.
"Sejak 1 Januari 2021, kita tidak menerima pengujian Kir. Sementara kita rekomendasi pengendara uji Kir di Maumere," ujar Mustaqim, Rabu 14 Oktober 2021 di Kantor DPRD Ende.
Mustaqim dan jajarannya, diwawancarai usai mengikuti rapat kerja dengan Komisi II DPRD Kabupaten Ende.
Mustaqim menyebut, dalam rapat kerja komisi II tersebut, pihaknya sudah mengusulkan pengadaan alat uji Kir di tahun 2022 nanti.
Baca juga: Menyedihkan, Kir Kendaraan di Malaka Harus ke TTS dan Kupang
Dia menerangkan, dalam akreditasi, ada sebelas item alat pengujian. Syarat untuk Dishub bisa melaksanakan uji Kir yakni, harus lolos akreditasi dengan nilai B, minimal punya lima item alat pengujian.
"Nah jadi sekarang untuk lima alat pengujian kita butuh anggaran sekitar dua setengah miliar rupiah. Saya sudah sampaikan ke Bupati, Sekda dan hari ini kami sampaikan ke Dewan," ujar Mustaqim.
Mustaqim mengatakan, selain soal PAD, pengujian Kir terutama untuk menjamin keselamatan. "Caranya bagaimana melalui pengujian," ungkapnya.
Kata Mustaqim, pengujian Kir untuk sementara, pihaknya merekomendasikan dilaksanakan di Maumere, Kabupaten Sikka.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/ende-kehilangan-pad-ratusan-juta-dari-pengujian-kir-mustaqim-tegaskan-soal-ini.jpg)