Selasa, 14 April 2026

Berita Viral

Viral NTT, Dihamili Sang Pacar, BLKN Diduga Dianiaya Kekasihnya Hingga Dipaksa Aborsi

Belakangan Viral di media sosial, seorang perempuan inisial BLKN (24) asal Adonara - Manggarai Kabupaten Flores  diduga menjadi korban penganiayaan

Penulis: Yeni Rachmawati | Editor: Yeni Rahmawati
Tribunnews.com
ILUSTRASI - seroang pria diduga menganiaya dan mengancam pacarnya yang sedang hamil, Selasa (17/2/2026) 

Ringkasan Berita:
  • Belakangan Viral di media sosial, seorang perempuan inisial BLKN (24) asal Adonara - Manggarai Kabupaten Flores  diduga menjadi korban penganiayaan dan ancaman oleh kekasihnya.
  • Diketahui kekasihnya bernama Mario, yang  bekerja di salah satu bank unit di Lamalera, Kabupaten Lembata.
  • BLKN mengakui hubungan dirinya dan sang kekasih bermula pada tahun 2022.

 

POS-KUPANG.COM - Tribunners Berita Viral NTT hari ini dari Kabupaten Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Berita Virallokal ini dilansir POS-KUPANG.COM dari akun instagram @ntt.update, Selasa (17/2/2026).

Belakangan Viral di media sosial, seorang perempuan inisial BLKN (24) asal Adonara - Manggarai Kabupaten Flores  diduga menjadi korban penganiayaan dan ancaman oleh kekasihnya.

Diketahui kekasihnya bernama Mario, yang  bekerja di salah satu bank unit di Lamalera, Kabupaten Lembata.

BLKN mengakui hubungan dirinya dan sang kekasih bermula pada tahun 2022.

Saat mereka berdua merasa cocok, lalu mereka menjalin hubungan asmara.

Hubungan mereka pun terus berlanjut, bahkan BLKN mengaku sering diajak menginap di kamar kos kekasihnya dan melakukan hubungan layaknya suami istri, dengan janji akan dinikahi.

Baca juga: Viral NTT, Miris Seorang Siswa Asal Sumba Barat Daya Kenakan Sepatu Menganga Saat ke Sekolah

Tak pernah sedikit menaruh curiga pada sang kekasih, mendadak masalah muncul ketika BLKN menyadari dirinya tidak datang bulan, hingga dirinya dinyatakan hamil.

Saat usia kandungan memasuki tiga bulan, BLKN mendatangi rumah Mario untuk meminta pertanggungjawaban.

Namun, bukan pertanggungjawaban yang didapatkan, dirinya mengaku justru diminta untuk merahasiakan kehamilannya.

“Dia bilang rahasiakan dulu kehamilan itu, karena kalau orang lain tahu saya bisa kena pecat dari Bank. Padahal selama ini dia janji nikahi saya,” ujar BLKN.

BLKN juga menyebut bahwa Mario merupakan anak dari seorang oknum anggota TNI-AD.

Sayangnya, pihak keluarga Mario tidak menunjukkan sikap bertanggung jawab atas kehamilan tersebut.

Lalu pada September 2025, BLKN mengaku dibawa ke kamar kos Mario di wilayah Waikilok, Lewoleba, lalu didesak untuk melakukan aborsi. 

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved