Manggarai Barat Terkini

Gagalkan Ribuan Hewan Dilindungi Gagal ke Pulau Jawa, TNI AL Labuan Bajo Tuai Pujian

TNI AL Labuan Bajo, Manggarai Barat menuai pujian setelah menggagalkan ribuan burung pleci sebagai hewan dilindungi yang hendak dibawa ke Suarabaya.

POS-KUPANG.COM / PETRUS CHRISANTUS GONSALES
BURUNG PLECI - TNI AL Labuan Bajo, Manggarai Barat menuai pujian setelah menggagalkan ribuan burung pleci sebagai hewan dilindungi yang hendak di bawa ke Suarabaya. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Petrus Chrisantus Gonsales 

POS-KUPANG.COM, LABUAN BAJO - TNI AL Labuan Bajo, Manggarai Barat menuai pujian setelah menggagalkan ribuan burung pleci sebagai hewan dilindungi yang hendak di bawa ke Surabaya, Provinsi Jawa Timur.

Kepada POS-KUPANG.COM, Selasa (19/8/2025), Danlanal Labuan Bajo, Letkol Laut Ardian Widjanarko Djajasaputra mengatakan ribuan burung Pleci ditemukan di kapal DLU 7 dengan tujuan Labuan Bajo ke Surabaya.

"Saat kapal sandar, tim intel kami diberitahu ada terpal yang mencurigakan ada bunyi-bunyian burung," kata Ardian Widjanarko Djajasaputra.

Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan 20 boks berisi burung Pleci. Ada juga yang ditemukan jenis burung Anis Kembang.

Baca juga: Lima Makna Terselubung Aksi 1000 Lilin Warga Nagekeo untuk Prada Lucky Namo

Ardian Widjanarko Djajasaputra mengatakan dugaan kuatnya burung-burung itu diseberangkan ke Jawa untuk dijual.

Pada kesempatan itu, Kepala Resort KSDA Labuan Bajo, Sahudin mengatasnamai Kepala BKSDA Labuan Bajo, ia menyampaikan terima kasih kepada Danlanal Labuan Bajo yang sudah menggagalkan penyelundupan satwa liar tersebut.

"Dalam kordinasi kami, ada dua tempat yang kami rencanakan untuk melepaskan burung-burung ini ke alam bebas yakni di Mbeliling arah Golo Mori dan di Nggorang Bowosie," tutur Sahudin.

BURUNG PLECI - TNI AL Labuan Bajo, Manggarai Barat menuai pujian setelah menggagalkan ribuan burung pleci sebagai hewan dilindungi yang hendak di bawa ke Suarabaya.
BURUNG PLECI - TNI AL Labuan Bajo, Manggarai Barat menuai pujian setelah menggagalkan ribuan burung pleci sebagai hewan dilindungi yang hendak di bawa ke Suarabaya. (POS-KUPANG.COM / PETRUS CHRISANTUS GONSALES)

Tujuan dilepaskannya hewan dilindungi itu ke alam bebas agar burung-burung itu tidak mengalami stres dan mati.

Kepala KSOP Labuan Bajo, Stephanus Rusdiyanto, juga mengapresiasi kinerja Danlanal Labuan Bajo bersama tim yang berhasil menggagalkan hewan terlindungi itu.

Baca juga: Pengamat Hukum di NTT, Deddy Manafe Tanggapi 5 Pasal Bagi 20 Tersangka Prada Lucky Namo

Bagi Stephanus Rusdiyanto, apa yang dilakukan TNI AL Labuan Bajo sebagi bentuk bantuan pengawasan.

Apresiasi itu juga datang dari Balai Karantina Labuan Bajo, yang diwakilkan Endah Ismiati.

"Ucapan terima kasih dan mohon maaf dari pimpinan kami Balai Karantina hewan, ikan dan tumbuhan. Apresiasi yang sebesar-besarnya bagi Angkatan Laut selama melakukan pengawasan di pelabuhan," tutur Endah Ismiati.

Endah Ismiati mengatakan, fungsi karantina adalah mencegah masuk dan keluarnya hewan, ikan dan tumbuhan ke seluruh Indonesia.

"Kami dari Barantin sebelum hewan ini dilepaskan, kami akan mengecek kesehatannya dulu," ujar Endah Ismiati(moa)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

T

Sumber: Pos Kupang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved