TTU Terkini
Polisi Pastikan Arus Balik Nataru di Kabupaten TTU Berjalan Kondusif dan Terkendali
Ia berharap, insiden kecelakaan lalu lintas tidak terjadi lagi di wilayah Kabupaten TTU
Penulis: Dionisius Rebon | Editor: Oby Lewanmeru
Ringkasan Berita:
- Polres TTU memastikan arus balik Natal dan Tahun Baru di Kabupaten TTU berjalan kondusif dan terkendali
- Puncak arus balik terjadi pada, Minggu, 4 Januari 2026 kemarin
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Dionisius Rebon
POS-KUPANG.COM, KEFAMENANU - Kapolres Timor Tengah Utara (AKBP) Eliana Papote melalui Kasubsi PIDM Humas Polres TTU, IPDA Markus Wilco Mitang mengatakan, arus balik liburan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2026 terpantau kondusif dan terkendali.
Puncak arus balik terjadi pada, Minggu, 4 Januari 2026 kemarin.
Ia menyampaikan terima kasih kepada semua masyarakat Kabupaten TTU yang telah menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres TTU selama perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru.
"Selama Hari Raya Natal dan Tahun Baru terjadi satu kecelakaan lalu lintas," ujarnya, Senin, 5 Januari 2025.
Ia berharap, insiden kecelakaan lalu lintas tidak terjadi lagi di wilayah Kabupaten TTU.
Baca juga: Awal Tahun 2026, Polres TTU Terima 8 Laporan, Dugaan Penganiayaan Akibat Miras
Sementara insiden lain berskala besar tidak terjadi di Kabupaten TTU.
Menurutnya, Polres TTU melakukan pemantauan arus balik di fasilitas umum dan penyeberangan seperti terminal dan sejumlah fasilitas umum lainnya. Dalam pemantauan ini, mereka memberikan edukasi kepada pengguna jalan maupun masyarakat pelintas perjalanan.
Dikatakan Wilco, langkah tim gabungan pemantauan Malam Tahun Baru mengamankan 45 unit sepeda motor juga merupakan bagian dari upaya mencegah kecelakaan lalu lintas serta masalah lain yang bisa saja terjadi.
Ia menegaskan bahwa, tawuran antarpemuda selama Perayaan Natal dan Tahun Baru. Namun, Polres TTU menerima sejumlah laporan dugaan penganiayaan dan KDRT pada awal tahun 2026 ini.
Sementara itu, seorang sopir Bis jurusan Kupang bernama Mario mengatakan, biasanya penumpang arus balik cukup ramai pada hari awal tahun maupun pada Hari Raya Paskah. Kapasitas bis menampung sekitar 25 sampai 30 penumpang sekali keberangkatan.
Menurutnya, saat ini tarif sekali perjalanan seorang penumpang rute Kota Kefamenanu-Kupang Rp. 65.000. Sementara pengiriman barang dikenakan biaya bervariasi tergantung berat dan ukuran barang.
Ia menjelaskan, mayoritas penumpang jurusan Kota Kefamenanu-Kupang pada momentum mudik maupun arus balik adalah mahasiswa dan pelajar. Oleh karena itu, dalam sehari satu unit melakukan dua kali perjalanan pulang pergi Kota Kupang-Kefamenanu.
Sejauh ini mereka tidak mengalami kendala soal tarif. Pasalnya, tarif bis tergantung keputusan Dinas Perhubungan Provinsi NTT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Polisi-pantaau-arus-balik.jpg)