Berita Nasional

Terkait Video Kekerasan Terhadap Warga Papua, Panglima TNI Perintahkan KSAU Copot Danlanud Merauke 

Editor: John Taena
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyerahkan Laptop secara simbolis kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU, yang akan melaksanakan tugas sebagai tenaga Tracer Digital Covid-19, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 27 Juli 2021.

POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo diperintah untuk segera mencopot Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Johanes Abraham Dimara di Merauke, Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto. 

Perintah pencopotan Kolonel Pnb Herdy Arief Budiyanto dari jabatannya sebagai Komandan Pangkalan Udara (Danlanud) Johanes Abraham Dimara di Merauke itu datang dari Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto. 

Bukan hanya itu saja, Fadjar juga diperintah oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto mencopot jabatan Komandan Satuan Polisi Militer (Dansatpom) Lanud setempat.

Baca juga: Peneliti Militer Ini Berani Sebut Bukan Andika Perkasa Atau Yudo Margono Jadi Panglima TNI, Cek Ini

Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. menyerahkan Laptop secara simbolis kepada Bintara Pembina Desa (Babinsa) TNI AD, Bintara Pembina Potensi Maritim (Babinpotmar) TNI AL, dan Bintara Pembina Potensi Dirgantara (Babinpotdirga) TNI AU, yang akan melaksanakan tugas sebagai tenaga Tracer Digital Covid-19, bertempat di Aula Gatot Soebroto Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Selasa 27 Juli 2021. (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Perintah pencopotan sejumlah pejabat TNI AU tersebut terkait dengan insiden kekerasan yang melibatkan dua oknum TNI AU di Merauke pada Selasa 27 Juli 2021.

"Sudah (diperintahkan)," kata Hadi ketika dihubungi Tribunnews.com pada Rabu 28 Juli 2021.

Hadi memerintahkan Fadjar agar hari ini juga kedua jabatan tersebut segera diserah-terimakan.

"Saya minta malam ini sudah ada keputusan itu," kata Hadi.

Baca juga: KSAD Andika Perkasa Paling Kaya Tapi KSAL Yudo Margono Berpeluang Tinggi Jadi Panglima TNI, Kenapa?

Tangkap layar dua oknum TNI AU lumpuhkan seorang pria Papua (Twitter @victorcmambor)

Ia menjelaskan keduanya dicopot karena tak dapat membina anggotanya.

Hadi juga mengungkapkan dirinya marah dengan sikap dua oknum Satpom AU yang tak peka dan melakukan kekerasan terhadap penyandang disabilitas.

"(Alasan pencopotan) Karena mereka tidak bisa membina anggotanya. Kenapa tidak peka, memperlakukan disabilitas seperti itu. Itu yang membuat saya marah," kata Hadi.

Halaman
123