Laut China Selatan Memanas Siap Perang, TNI AL Kerahkan Berbagai Senjata Gelar Latihan Jaga Natuna
Amerika Serikat yang sudah mengerahkan armada ke 7 US Navy kini memberi ancaman serius pada China yang berpotensi perang bersar di wilayah dekat Indon
Laut China Selatan Memanas Siap Perang, TNI AL Kerahkan Berbagai Senjata Gelar Latihan Jaga Natuna
POS KUPANG.COM -- Eskalasi yang tidak menentu di Laut China Selatan atau LCS menjadi perhatian dunia internasional
Amerika Serikat yang sudah mengerahkan armada ke 7 US Navy kini memberi ancaman serius pada China yang berpotensi perang bersar di wilayah dekat Indonesia itu
Indonesia melalui TNI AL juga tak ingin perang sampai ke wilayah Indonesia, sehingga mengerakan senjata utama untuk mengawal Natuna yang berbatasan langsung dengan Laut China Selatan atau LCS
Kondisi Laut China Selatan yang memanas ternyata membuat militer Indonesia bersiaga.
Walau kemungkinan ikut berperang kecil, namun karena ada Pulau Natuna di sana, membuat militer Indonesia berjaga-jaga.
Apalagi Indonesia memang memiliki basis militer di Pulau Natuna . Dan basis militer itu cukup kuat untuk melindungi wilayah NKRI
Nah, guna meningkatkan kemampuan tempur personel serta uji kesiapan operasional, mereka menggelar latihan.
Dilansir dari serambinews.com pada Sabtu (24/10/2020), Alat Utama Sistem Persenjataan (Alutsista) KRI dan Pesawat Udara TNI AL, Gugus Tempur Laut (Guspurla) Koarmada I melaksanakan Latihan Gundala Sakti-20.
Latihan tersebut dipimpin Komandan Guspurla Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Dato Rusman SN SE MSi, selaku CTF 20 onboard di KRI Jhon Lie-358 di Perairan Laut Natuna Utara , Jumat (23/10/2020).
Latihan dilaksanakan dalam dua tahap yakni Harbour Phase tanggal 19 sampai dengan 20 Oktober 2020 di Dermaga Sabang Mawang dan Sea Phase tanggal 21 sampai dengan 22 Oktober 2020 di Perairan Natuna.
Baca juga: Malaysia Bergejolak, PM Muhyiddin Yasin Minta Raja Negeri Jiran Umumkan Keadaan Darurat Nasional
Baca juga: Timor Leste jadi Neraka Buat Perempuan Bumi Lorosae, Dilecehkan Hingga Dibunuh Suami dan Keluarga
Baca juga: Asyanti Sudah Sehat, Giliran Anang Hermansyah Alami Gangguan Penebalan Ginjal hingga Darah Tinggi
Baca juga: Rizky Billar Ternyata Tak Mau Menikahi Lesty Kejora Cepat-cepat, Alasannya Bikin Maklum
Latihan Gundala Sakti-20 melibatkan 4 (empat) Unsur KRI yakni KRI Jhon Lie-358, KRI Sutanto-377, KRI Cut Nyak Dien-375, dan KRI Wiratno-379, serta 1 Pesawat Udara Patroli Maritim (Patmar) P-8303/CN-235.
Materi latihan yang digelar yaitu latihan peperangan anti udara, peperangan anti kapal permukaan, peperangan anti kapal selam, latihan komunikasi dan manuver taktis.
Dalam peningkatan koordinasi dengan pesawat patroli maritim dilaksanakan latihan sharing informasi dan koordinasi dalam mengoptimalkan kemampuan deteksi pada pelaksanaan operasi.
Danguspurla Koarmada I menyampaikan bahwa latihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan tempur personel serta mengoptimalkan kerjasama dan koordinasi antar Alutsista KRI dengan Pesawat Udara TNI AL yang beroperasi di Perairan Laut Natuna Utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/keputusan-ppb-tahun-2016-klaim-china-atas-natuna-tidak-sah-simak-penjelasan-lengkapnya.jpg)