News
Akhirnya Polisi Buka Segel Polindes Tubmonas, Riwayatnya karena Dugaan Mesum Oknum Kepala Desa
Aparat Pospol Neonmat, Kecamatan Kuatnana, bersama aparatur Desa Tubmonas membuka segel polindes setempat pekan lalu.
Penulis: Dion Kota | Editor: Benny Dasman
Laporan Wartawan Pos Kupang, Com, Dion Kota
POS KUPANG, COM, SOE - Aparat Pospol Neonmat, Kecamatan Kuatnana, bersama aparatur Desa Tubmonas membuka segel polindes setempat pekan lalu.
Sebelumnya, polindes itu disegel karena dicurigai sebagai tempat mesum oknum Kades Tubmonas, Arkelaus Sa'e.
Kades Tubmonas, Arkelaus Sa'e, mengatakan, pembukaan segel polindes tersebut dilakukan pasca pemerintah desa berkoordinasi dengan aparat Pospol Neonmat.
Kapospol Neonmat, Muhamad Pinus, langsung turun ke polindes bersama anggotanya guna membuka segel tersebut.
"Minggu lalu, sekitar hari Kamis, segel polindes dibuka aparat keamanan," ujar Arkelaus melalui telepon, Senin (13/4).
Arkelaus mengimbau masyarakat tidak lagi menyegel polindes atau fasilitas pemerintah lainnya.
Pasalnya, hal tersebut melanggar hukum dan mengganggu pelayanan kepada masyarakat.
Jika ada masalah dengan aparatur desa, Arkelaus meminta agar tidak dilampiaskan ke fasilitas publik milik negera.
"Kalau masalah dengan saya, jangan fasilitas desa yang disegel, itu mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Laporkan saya ke polisi dan biar pembuktiannya dilakukan oleh pihak kepolisian," pintanya.
Diberitakan sebelumnya, curiga polindes desa dijadikan tempat mesum oleh Kepala Desa Tubmonas, Kecamatan Kuatnana, Arkelaus Sa'e, beberapa warga desa kompak menyegel gedung polindes menggunakan papan kayu dan ranting pohon.
Soleman Betty dan Merry Betty, warga Desa Tubmonas mengaku geram dengan ulah Kades Arkelaus yang sering bermalam di gedung polindes bersama wanita selingkuhannya.
Mirisnya lagi, menurut keduanya, wanita selingkuhan Kades Arkelaus bukan hanya satu orang melainkan dua orang. *