Virus corona
Jangan Tersiksa Karena Corona!Lihat Keluarga Ini Tetap Asik Main TikTok Saat Isolasi karena Covid-19
Bukannya stres atau tersiksa, satu keluarga ini tetap asik main tiktok saat diisolasi karena virus corona.
Satu keluarga itu bermain TikTok saat masih mengenakan seragam rumah sakit.
• Kanwil Kemenkumham Bebaskan 599 Narapidana dan Anak dari Rutan dan Lapas se NTT
• Alaram untuk NTT, Tiga ABK KM Lambelu yang Sandar di Maumere Positif Corona, Warga tak Perlu Panik
• Update Corona NTT : Jumlah ODP di NTT Mencapai 731 Orang, 243 Orang Sembuh dan Simak Sebarannya !

Tetapi, Erika, anak sulung dari keluarga itu menyatakan bahwa ada alasan mengapa ia dan keluarganya main TikTok saat masih diisolasi.
Menurutnya, main TikTok saat diisolasi di rumah sakit ini sebagai hiburan di tengah kepenatan dan kebosanan karena diisolasi akibat Covid-19.
• Cari Gara-gara, Tidak Ikut Saat Video Conference Bahas Covid-19, Bupati Lembata Berang Tegur Camat
Tak hanya itu, main TikTok juga ditunjukkan demi saling menguatkan satu sama lain.
"Even though kitorg positive covid , kitorg as a family will go through this together
plus health condition kitorg okay je ,, here’s a tiktok we made to entertain ourselves kt hosp tu haha,"
(Meski kita positif Covid-19, kita sebagai keluarga akan memaluinya bersama
Plus kondisi kesehatan kita pun baik-baik saja. Jadi, inilah TikTok kita buat untuk menghibur satu sama lain di rumah sakit)," tulis Erika, di akun Twitternya @errikaaaaaaa, 27 Maret 2020 silam.
Akhirnya, setelah cukup lama berada di rumah sakit dan diisolasi, satu keluarga itu pun dinyatakan sembuh.
Bahkan satu keluarga asal Malaysia ini diperbolehkan pulang, Senin (6/4/2020) lalu.
Hal tersebut disampaikan oleh sang dokter, Dr Samsu Ambia Ismail, (seorang spesialis dan kepala departemen darurat & trauma di Rumah Sakit Teluk Intan), dikutip dari The Leader's Online.
Keluarga itu menjalani tiga tes sebelum dinyatakan sembuh total.
Meski sudah sembuh, satu keluarga ini tetap diperintahkan untuk menjalani karantina selama 14 hari di rumah.
Untuk saat ini, keluarga sedang melakukan metode disinfeksi di rumah sebagai pencegahan.
Setelah 14 hari karantina di rumah, mereka semua dapat kembali ke kehidupan normal.