Minggu, 12 April 2026

Ngada Terkini

Desa Wogo di Ngada Jadi Role Model Pengembangan Wisata Budaya

Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu meresmikan Desa Wogo, sebagai Desa Edukasi dan Ekowisata dalam pengembangan

POS KUPANG/CHARLES ABAR
PERESMIAN - Wakil Bupati Ngada Bernadinus Dhey Ngebu meresmikan Desa Wogo sebagai pusat Eduekowisata di Kabupaten Ngada. 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM

POS-KUPANG.COM, BAJAWA - Wakil Bupati Ngada, Bernadinus Dhey Ngebu meresmikan Desa Wogo, sebagai Desa Edukasi dan Ekowisata dalam pengembangan wisata berbasis masyarakat local.

Peresmian itu dilakukan di Kampung Adat Wogo, ditandai penandatanganan prasasti yang disaksikan langsung oleh  Asisten Deputi Amenitas dan Aksesibilitas Pariwisata Wilayah II Kementerian Pariwisata RI bersama Dwi Marhen Yono.

Diresmikan Desa Wogo sebagai Desa Eduekowisata mendapatkan dukungan dan antusias dari masyarakat setempat yang menyaksikan secara langsung oleh Tokoh Adat, Pemerintah Desa dan Pokdarwis.

Baca juga: Citra Bakti Ngada Rayakan Kemenangan, Persembahkan Juara III untuk Masyarakat Ngada

Bernadinus Dhey Ngebu mengungkapkan, Program Desa Edukasi dan Ekowisata ini sejalan dengan visi pemerintah Kabupaten Ngada, membangun desa menata kota.

Dengan program ini, Desa Wogo disiapkan menjadi model wisata berbasis Edukasi dan Ekowisata.

Desa Wogo juga akan menjadi role model, dalam pengembangan wisata budaya yang berbasis pada pengembangan ekonomi kreatif oleh  masyarakat lokal.

“Kita berharap desa Wogo menjadi desa yang inspirasi kebersamaan, keberlanjutan mengutamakan kolaborasi bersama komunitas-komunitas  pencinta alam dan budaya  dengan mengutamakan wisata berkelanjutan,” ungkap Bernadinus Dhey Ngebu, pekan lalu.

Menurut Bernadinus Dhey Ngebu, menjadikan Desa Wogo sebagai role model sebagai awal mendorong kemandirian desa di Kabupaten Ngada dalam mengoptimalkan potensi-potensi lokal.

Baca juga: LIPSUS: Kucurkan Rp 1,6 Triliun, Rote Ndao Jadi Sentra Produksi Garam Nasional

“Kita terus mendorong profesionalisme pengelolaan serta keterlibatan aktif dari berbagai lapisan masyarakat,” tambah Bernadinus Dhey Ngebu.

Sementara Pelaksana tugas Badan Pelaksana Otoritas Labuan Bajo Flores atau BPOLF, Dwi Marhen Yono menyatakan mendukung penuh kemajuan desa di Kabupaten Ngada melalui pemberdayaan masyarakat lokal.

Menurut Dwi Marhen Yono, Kabupaten Ngada merupakan salah satu Kabupaten dengan daya tarik potensi yang potensial melalui kearifan lokal dan kekayaan  alam yang bernilai tinggi.

Dwi Marhen Yono mendorong pemerintah untuk terus mengembangkan kreativitas pelaku wisata  yang membawa  dampak pada pengembangan ekonomi masyarakat lokal.

Baca juga: LIPSUS: Jean Kana Enggan Santap MBG, Penentuan Vendor Asal-asalan

“Pemerintah kabupaten harus mulai berpikir bagaimana wisatawan menikmati wisata tanam bambu, wisata tracking hutan bambu, makan pakai bahan bambu dan melihat masyarakat sedang mengayam bambu, itu tidak ada di dunia, mungkin pertama kali di kabupaten Ngada,” ungkap Dwi Marhen Yono.

Kunjungan ke kampung Wogo merupakan agenda hari kedua dalam pelaksanaan Festival Wolobobo tahun 2025.

Berbagai kegiatan menarik lain pameran UMKM lokal dan pentas seni yang berlangsung di Kampus Bambu Turetogo. (cha)

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

 

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved