Minggu, 10 Mei 2026

NTT Terkini

BTN Kupang dan BPJS Ketenagakerjaan Dorong Kesejahteraan Pekerja Melalui Program MLT

seluruh peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi kriteria berhak untuk mendapatkan akses terhadap produk pembiayaan ini.

Tayang:
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/TARI RAHMANIAR ISMAIL
BTN Kupang dan BPJS Ketenagakerjaan Laksanakan Akad Kredit, Dorong Kesejahteraan Pekerja Melalui Program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) 

Laporan reporter POS-KUPANG.COM, Tari Rahmaniar Ismail

POS-KUPANG.COM, KUPANG – PT Bank Tabungan Negara (Persero)  NTT kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kesejahteraan tenaga kerja melalui kerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan

PT BTN NTT bersama BPJS Ketenagakerjaan NTT secara simbolis melaksanakan akad kredit program Manfaat Layanan Tambahan (MLT) bagi peserta BPJS Ketenagakerjaan  pada 7 Agustus 2025 di Aula BTN Kupang.

Branch Manager BTN NTT Hans Maruahal Hutasoit, mengatakan program ini merupakan hasil kerja sama yang telah terjalin sejak tahun 2022. Menurutnya, seluruh peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang memenuhi kriteria berhak untuk mendapatkan akses terhadap produk pembiayaan ini.

“Kami percaya bahwa setiap pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan memiliki hak untuk mendapatkan kesempatan meningkatkan taraf hidupnya. Program ini adalah bentuk konkret dari upaya tersebut,” ujarnya saat diwawancarai POS-KUPANG. COM, Kamis (7/8). 

Program MLT ini ditawarkan dengan suku bunga kompetitif, yaitu hanya 3 persen di atas BI 7 Days Reverse Repo Rate (BI7DRR). Dengan tren penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia pada tahun 2025, Hans menyampaikan bahwa para debitur akan merasakan beban angsuran yang lebih ringan.

“Tahun ini BI rate sudah turun tiga kali. Maka rate kredit kita pun ikut turun secara otomatis. Harapan kami BI rate bisa terus turun ke level 4 atau bahkan 3 persen agar masyarakat semakin diuntungkan,” jelasnya.

Sampai dengan Agustus 2025, BTN Cabang Kupang telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp1,7 hingga Rp1,8 miliar melalui program ini. Hans berharap publikasi kegiatan hari ini dapat menjangkau lebih banyak calon debitur potensial.

“Semakin banyak yang tahu, semakin banyak yang bisa mengakses program ini. Kami juga mendorong peserta yang sudah memanfaatkan layanan ini agar bisa menyebarluaskan informasi kepada rekan-rekan lainnya,” katanya.

Baca juga: Program MLT BTN–BPJS TK Bantu Karyawan Swasta Wujudkan Rumah Impian Tanpa Uang Muka

Kepala BPJS Ketenagakerjaan NTT, Wawan Burhanudin, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menambahkan bahwa persyaratan untuk mengakses program MLT ini tergolong ringan. Peserta hanya perlu memiliki kepesertaan aktif minimal satu tahun dan terdaftar dalam minimal tiga program, yaitu jaminan hari tua (JHT), jaminan kecelakaan kerja (JKK), dan jaminan kematian (JKM).

“Tidak banyak syarat. Kalau peserta sudah terdaftar satu tahun dan ikut minimal tiga program utama, mereka sudah bisa mengajukan manfaat tambahan di Bank BTN,” jelas Wawan.

BTN membuka dua jenis pembiayaan melalui program ini, yaitu Kredit Renovasi Rumah (PRB) dengan plafon maksimal Rp200 juta dan Kredit KPR Manfaat Layanan Tambahan (MLT) hingga Rp500 juta. Angsuran bersifat flat selama masa tenor, sehingga debitur tidak perlu khawatir terhadap fluktuasi cicilan setiap bulannya.

Dengan program ini, BTN dan BPJS Ketenagakerjaan berharap semakin banyak pekerja formal, khususnya di Nusa Tenggara Timur, yang bisa memiliki hunian layak maupun merenovasi rumah demi kehidupan yang lebih sejahtera. (iar) 

Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS

Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved