Senin, 4 Mei 2026

Kerja Sama Indonesia dan Timor Leste

Indonesia Beri Respon Cepat Dukung Timor Leste Atasi KLB Rabies

Seremoni penyerahan bantuan vaksin anti rabies itu digelar di RSUP Ben Mboi, Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (23/7/2025).

Tayang:
Editor: Ryan Nong
POS-KUPANG.COM/HO
Ilustrasi anjing rabies yang menggigit warga. Saat ini tengah berlangsung KLB rabies di Timor Leste. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG - Pemerintah Indonesia memberi respon cepat terhadap permintaan pemerintah Republik Demokratik Timor Leste (RDTL) untuk mendukung penanggulangan rabies. 

Adapun Timor Leste telah menetapkan wabah rabies sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) di wilayah itu.

Melalui Kementerian Kesehatan, pemerintah Indonesia mendukung penanggulangan wabah rabies dengan menyumbangkan sebanyak 2.000 vial Vaksin Anti Rabies (VAR).

Seremoni penyerahan bantuan vaksin anti rabies itu digelar di RSUP Ben Mboi, Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (23/7/2025).

Perwakilan Konsulat Timor Leste, Cesaltina da Silva da Costa menyampaikan apresiasi mendalam atas bantuan tersebut.

“Atas nama Pemerintah Timor Leste, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setulus-tulusnya kepada Pemerintah Indonesia, khususnya melalui Kementerian Kesehatan dan Provinsi Nusa Tenggara Timur, atas donasi vaksin rabies yang sangat kami butuhkan,” ucap Cesaltina.

Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan sekadar kerja sama teknis, melainkan simbol kuat solidaritas kemanusiaan antara dua negara bertetangga yang memiliki hubungan historis, geografis, sosial, dan budaya yang erat—terutama di kawasan perbatasan.

Pihak Konsulat juga menyoroti pentingnya vaksinasi dalam mencegah penularan rabies dan menurunkan angka kematian akibat penyakit tersebut. Vaksin akan segera dimanfaatkan oleh otoritas kesehatan Timor-Leste sebagai respons cepat terhadap wabah yang sedang berlangsung.

“Donasi ini mencerminkan semangat solidaritas kemanusiaan dan kepedulian lintas batas dalam menjaga kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Baca juga: Indonesia Serahkan 2.000 Vial Vaksin Anti Rabies ke Timor Leste 

Pihak Konsulat menyampaikan harapan agar kerja sama lintas batas juga mencakup kelancaran logistik dan prosedur karantina.

“Kami berharap koordinasi terkait fasilitas karantina di wilayah perbatasan dapat ditingkatkan, melalui dukungan dari instansi terkait seperti Karantina, Bea Cukai, dan Imigrasi di Indonesia,” pungkas Cesaltina.

Bantuan ini diharapkan menjadi langkah awal dari kolaborasi kesehatan lintas batas yang lebih luas, berkelanjutan, dan strategis, dalam mewujudkan kawasan Asia Tenggara yang lebih sehat, aman, dan bebas rabies.

Sementara Sekretaris Direktorat Jenderal Penanggulangan Penyakit (P2) Kementerian Kesehatan RI, dr. Andi Saguni, menyatakan bahwa penyerahan vaksin ini menjadi wujud nyata solidaritas antara Indonesia dan Timor Leste.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Hari ini kita menyerahkan sebanyak 2.000 vial vaksin anti rabies dari Pemerintah Republik Indonesia kepada Pemerintah Timor-Leste,” ujar dr. Andi.

Ia menjelaskan bahwa bantuan ini merupakan tanggapan cepat atas permintaan langsung dari Pemerintah Timor Leste kepada Menteri Kesehatan RI, Budi Gunadi Sadikin.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved