NTT Terkini
Sanggar Andrefen Art Gelar Lomba Mewarnai dan Menggambar di Kupang
Ria Francis juga mengharapkan variasi perlombaan juga diperbanyak. Paling tidak, kebersamaan antara anak-anak dan orang tua semakin kuat.
Penulis: Irfan Hoi | Editor: Oby Lewanmeru
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Irfan Hoi
POS-KUPANG.COM, KUPANG - Sanggar Andrefen Art menggelar lomba mewarnai dan menggambar untuk anak-anak dan orang tua.
Perlombaan itu berlangsung di Zone 2.000 Flobamora Mall di Kota Kupang, Minggu (13/7/2025) lalu.
Pimpinan Sanggar Andrefen Art Yapi Fattu mengatakan, perlombaan itu diikuti lebih dari 60 peserta yang terdiri dari 28 orang tua dan sisanya adalah anak-anak kategori Paud hingga sekolah dasar (SD).
"Ini event yang kedua kali. Kita siapkan wadah untuk anak-anak bisa menyalurkan bakat, supaya apa yang mereka pelajaran di Sanggar itu bisa dikembangkan," katanya, Minggu (20/7/2025).
Baca juga: Sanggar Andrefen Art Adakan Lomba Menggambar dan Mewarnai Bagi Anak dan Orang Tua
Dia mengatakan, kategori dewasa atau orang tua sengaja dibuat karena melihat antusias dari orang tua ketika perlombaan. Banyak acara yang digelar sering ada campur tangan orang ketika anaknya sedang mengikuti perlombaan.
Yapi Fattu berkata, kategori itu dirancang agar orang tua juga merasakan. Alhasil, banyak orang tua yang mengaku kesulitan ketika mengikuti perlombaan. Sebab, perlombaan itu diatur dengan waktu.
"Luar bisa susahnya. Setiap kali ada lomba, orang tua itu intervensi dari belakang, samping, ayo pakai warna ini itu. Jadi bukan hasil anak-anak tapi dari orang tua. Jadi saya buat juga untuk orang tua, supaya mereka juga merasakan," ujarnya.
Menurut dia, perlombaan semacam ini akan selalu dibuat termasuk untuk anak-anak kategori lainnya seperti tingkat SMP. Namun, dia berharap adanya imbauan khusus dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan sehingga Sanggar juga tidak kesulitan.
"Sekitar 60-an peserta. Kemarin itu ada empat kategori. TK/Paud, SD 1-3, SD 4-6 dan orang tua ada 28 orang," katanya.
Dia menyebut, perlombaan ini tidak untuk mencari pemenang. Lebih dari itu perlombaan hanya ingin mengasah kemampuan anak-anak setelah mendapat berbagai ilmu saat berada di Sanggar Andrefen Art.
Sehingga, ada evaluasi yang dilakukan bagi anak-anak yang belum berkesempatan meraih Piala atau medali. Yapi Fattu menyatakan kesiapannya kalau event bisa dilakukan secara rutin.
Perlombaan itu, kata dia, disiapkan 24 Piala dan 16 medali. Yapi Fattu mengaku ada keinginan untuk melakukan perlombaan pada luar ruangan. Namun, perlu kolaborasi dengan pihak lain agar lebih meriah.
"Saya melihat mereka ada peningkatan. Dulu event pertama saya buat itu mereka tidak juara, event kedua itu mereka juara. Dari situ kita bisa mengukur. Dari komposisi warna, kategori menggambar, kita bagi kertas kosong dan menggambar sesuai imajinasi. Saya kaget juga mereka gambar bagus sekali," ujarnya.
Dia menyampaikan terima kasih kepada semua orang tua yang sudah terlibat bersama anak-anaknya. Dengan ilmu yang selama ini diajarkan, anak-anak ini ingin unjuk kebolehan pada masyarakat umum. Baginya seni tidak mengenal usia dan tempat.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.