Belu Terkini
Layanan Face Painting Bagi Anak-anak Warnai Car Free Day di Atambua, NTT
Layanan Face Painting Bagi Anak-anak yang berlangsung di alun-alun Kota atambu, warnai Car Free Day di Atambua, Kbupaten Belu Provinsi NTT
Penulis: Agustinus Tanggur | Editor: Adiana Ahmad
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Agustinus Tanggur
POS-KUPANG.COM, ATAMBUA - Layanan Face Painting Bagi Anak-anak Warnai Car Free Day di Atambua, Kabupaten Belu Provinsi NTT
Car Free Day (CFD) di alun-alun Kota Atambua NTT kini tak hanya menjadi ruang publik untuk olahraga dan kuliner, tetapi juga menjadi panggung kreativitas anak muda.
Salah satu yang paling menyita perhatian dalam gelaran Car Free day yakni sejak Sabtu pagi hingga malam (19/7/2025) adalah layanan face painting atau melukis wajah yang ramai diserbu anak-anak.
Pantauan Pos Kupang, anak-anak yang datang bersama orang tua tampak antusias menunggu giliran untuk dilukis wajahnya dengan berbagai motif menarik seperti kupu-kupu, lumba-lumba, karakter kartun, hingga wajah malaikat.
Baca juga: Warga Antusias Olahraga dan Dukung UMKM Lokal Saat Car Free Day di Atambua
Menariknya, ini merupakan kali pertama jasa face painting hadir di CFD Atambua, dan langsung mendapatkan sambutan hangat dari masyarakat.
Di balik layanan ini adalah dua bersaudara muda, Lidwina Anggie Nailala dan adiknya, yang menjalankan usaha ini dengan peralatan sederhana dan keahlian yang dipelajari secara otodidak (tik tok, youtube).
“Awalnya kami coba saat pameran ekonomi kreatif di Tukuneno. Waktu itu alatnya terbatas, hanya pakai cat seadanya. Tapi ternyata banyak yang tertarik, jadi kami putuskan lanjut buka di CFD sejak minggu lalu,” ujar Lidwina saat ditemui Pos Kupang, di tengah kesibukannya melukis wajah anak-anak.
Dengan harga layanan berkisar antara Rp25 ribu hingga Rp30 ribu, mereka bisa melayani hingga 30 anak dalam satu sesi CFD.
Disampaikannya, proses melukis membutuhkan waktu antara 15 hingga 30 menit, tergantung kompleksitas gambar.
Baca juga: UMKM Binaan Meriahkan HUT ke-63 Bank NTT di Car Free Day Kota Kupang
Lidwina juga memastikan bahwa cat yang digunakan adalah cat khusus untuk wajah, aman untuk kulit anak-anak dan mudah dibersihkan dengan air.
“Saya senang karena bisa menyalurkan hobi menggambar dan sekaligus menghasilkan uang. Ini juga jadi cara saya memperkenalkan seni kepada anak-anak sejak dini,” tambahnya.
Ia berharap agar kegiatan ini, bisa dilaksanakan kedepan, sehingga hoby anak-anak mudah bisa tersalurkan.
Bagi para orang tua, kehadiran face painting ini menjadi hiburan baru yang menyenangkan. Selain membuat CFD semakin semarak, kegiatan ini juga mendorong anak-anak untuk berani berekspresi dan menikmati pengalaman kreatif di ruang terbuka.
“Anak saya senang sekali, apalagi motif-motifnya lucu dan prosesnya tidak lama. Semoga kegiatan seperti ini terus ada setiap minggu,” ungkap Anisa salah satu orang tua. (gus)
Ikuti berita POS-KUPANG.com di GOOGLE NEWS
Belu Terkini
Layanan Face Painting Bagi Anak-anak
car free day
Atambua NTT
POS-KUPANG.COM
berita terkini Pos Kupang
Pedagang Pasar Baru Atambua Tolak Kenaikan Tarif Ruko Rp 125 Ribu per Meter Persegi |
![]() |
---|
Merantau ke Belu, Pria Asal Jawa Timur Ditemukan Meninggal di Kamar Kos |
![]() |
---|
RRI Atambua Gelar Kita Indonesia untuk Merajut Keberagaman di Perbatasan RI-RDTL |
![]() |
---|
Diduga Cemburu, Seorang Suami di Belu Tega Membunuh Istrinya Hingga Tewas |
![]() |
---|
Lapas Atambua Gelar Pelatihan Olahan Pangan, WBP Perempuan Dibekali Keterampilan Usaha Mandiri |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.