Lembata Terkini
BRUS Bangun Karakter dan Kesadaran Sosial Remaja Lembata
Penyelenggaraan program itu merupakan bagian dari upaya mendampingi generasi muda Lembata menghadapi tantangan sosial.
Penulis: Ricardus Wawo | Editor: Ryan Nong
TRIBUNFLORES.COM, LEWOLEBA – Program Inklusi Lakpesdam–Fatayat PCNU Kabupaten Lembata menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) yang dirangkaikan dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) di berbagai sekolah menengah di Lembata.
Penyelenggaraan program itu merupakan bagian dari upaya mendampingi generasi muda Lembata menghadapi tantangan sosial.
Kegiatan tersebut dilaksanakan mulai 17 Juli hingga 19 Juli 2025, dengan melibatkan siswa-siswi baru di tiga satuan pendidikan, yakni SMP Negeri 1 Omesuri, MAN 1 Lembata, dan MTs Negeri 3 Lembata.
Para fasilitator BRUS dari Program Inklusi—termasuk Jufri Enga, Abdullah Thalib, dan Nurzaman Damanhuri—menghadirkan materi edukatif dan reflektif tentang “Dampak Pernikahan Anak” serta “Kenakalan Remaja”.
Keterangan pers yang diterima POS-KUPANG.COM menyebutkan kegiatan tersebut bertujuan untuk membekali para siswa dengan pengetahuan dan kesadaran mengenai risiko sosial yang sering terjadi di kalangan remaja, sekaligus mendorong mereka untuk membuat keputusan yang bijak demi masa depan yang lebih baik.
Salah satu kegiatan yang menjadi sorotan adalah outbound Matsama yang dilaksanakan oleh MTs Negeri 3 Lembata di Pantai Nusantara Wowong pada 19 Juli 2025.
Baca juga: Luar Biasa, Pemda Lembata Sepakati Nota Kesepahaman Program Inklusi Lakpesdam NU
Kegiatan itu dirancang untuk menguatkan semangat kerja sama, kepemimpinan, dan daya tahan diri siswa dalam suasana terbuka dan menyenangkan, tanpa meninggalkan substansi nilai edukasi.
Sementara itu, kegiatan BRUS di SMP Negeri 1 Omesuri dan MAN 1 Lembata dilaksanakan di lingkungan sekolah sebagai bagian dari MPLS.
Materi BRUS disampaikan secara interaktif dengan diskusi kelompok, studi kasus, dan pemutaran video edukasi. Pihak sekolah memberikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan kegiatan ini.
Kamaluddin Hasan, penanggung jawab MPLS SMPN 1 Omesuri menyatakan,"BRUS menambah bobot nilai dari MPLS kami. Siswa tidak hanya diperkenalkan pada lingkungan sekolah, tetapi juga pada tantangan kehidupan remaja yang nyata."
Hal senada diungkapkan Hamidun Wahab, penanggung jawab Matsama MTs Negeri 3 Lembata.
"Kegiatan outbound yang dipadukan dengan edukasi sosial sangat membekas bagi siswa. Terima kasih kepada tim Program Inklusi yang sudah mendampingi dengan pendekatan yang menyenangkan dan berdampak," kata Hamidun.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang Program Inklusi Lakpesdam–Fatayat PCNU Lembata dalam memperkuat kapasitas remaja dan memperluas literasi sosial sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan, diskriminasi, dan praktik-praktik yang merugikan anak dan perempuan. (*)
Ikuti berita POS-KUPANG.COM di GOOGLE NEWS
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Kegiatan-BRUS-yang-dirangkaikan-dengan-MPLS-dan-Matsama-di-Lembata-NTT.jpg)