Sosok dan Profil
Sosok Thomas Aquino Huwa, ST: Pengabdian Tanpa Henti di Balik Bunyi Sirine dan Kobaran Api
Semangat kerja dan integritasnya membawa Thomas ke berbagai unit kerja strategis dalam tubuh Pemerintah Kota Kupang.
POS-KUPANG.COM, KUPANG- Tidak banyak yang mengenal wajah-wajah tenang di balik hiruk-pikuk sirine dan kobaran api.
Namun di balik ketegangan dan bahaya itu, berdirilah sosok Thomas Aquino Huwa, ST.
Salah satu abdi negara yang telah menapaki jalan pengabdian sejak lebih dari dua dekade silam.
Kini, ia menjabat sebagai Pejabat Fungsional Analis Kebakaran Ahli Muda di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Kupang.
Sebuah posisi yang ia isi dengan dedikasi tanpa pamrih.
Lahir pada 13 September 1974, Thomas mulai meniti karier sebagai Pegawai Negeri Sipil pada tahun 1998.
Baca juga: Sosok Jefri Hitaruhun, Menapaki Dunia Adu Jotos dari Amatir Hingga Bermimpi ke Ring Profesional
Ia memulai pengabdiannya di Kantor Lurah Nunbaun Sabu, lalu dipindahkan ke Bappeda Kotamadya Dati II Kupang di bulan Oktober tahun yang sama.
Semangat kerja dan integritasnya membawa Thomas ke berbagai unit kerja strategis dalam tubuh Pemerintah Kota Kupang.
Pada tahun 2002, Thomas dipercaya mengemban tanggung jawab di Dinas Tata Kota dan Pertamanan, dan pada 2009, untuk pertama kalinya ia menduduki jabatan struktural eselon IVa sebagai Kepala Seksi Penataan Kelengkapan Utilitas Kota.
Kariernya terus menanjak melalui Dinas Pekerjaan Umum, kemudian Dinas Kebersihan dan Pertamanan, hingga akhirnya sejak tahun 2012, ia resmi ditugaskan di Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan sebuah lembaga yang kini menjadi rumah pengabdiannya.
Meski telah mengantongi pangkat Penata Tingkat I, Golongan III/d sejak 2012, Tomas tetap menunjukkan kerendahan hati dalam prinsip-prinsip hidupnya.
Baca juga: Sosok AKP Benediktus Bau, Perwira Polri yang Peduli Masa Depan Generasi Emas di Malaka
Ia selalu berbuat baik, jangan menyusahkan orang, dan terus bersyukur serta memohon pertolongan Tuhan.
Baginya, jabatan bukan tujuan, melainkan amanah untuk terus menolong sesama.
Di lingkungan kerja, Thomas dikenal sebagai pribadi yang tenang namun tangguh. Tekun menjalankan tugas meski berada dalam tekanan dan risiko tinggi.
Motto hidupnya, 'Berikan Pengabdian Terbaik, Sesuai Kemampuan', bukan sekadar semboyan, tapi kompas moral yang terus menuntunnya dalam setiap langkah pengabdian.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/pejabat-Fungsional-Analis-Kebakaran-Ahli-Muda.jpg)