Wina Armada Berpulang
Profil Wina Armada Sukardi, Anggota Dewan Pers 2004-2010
Wina Armada juga menjadi anggota Dewan Pers selama dua periode yaitu 2004-2007 dan 2007-2010 dengan posisi Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan.
POS-KUPANG.COM, JAKARTA - Masyarakat pers Indonesia baru saja ditinggalkan seorang tokoh penting yang berpulang hari ini yaitu Wina Armada Sukardi.
Wina Armada selain berkarya sebagai wartawan juga merupakan penulis buku yang produktif. Banyak buku karyanya yang menjadi rujukan wartawan Indonesia terutama di bidang hukum pers.
Wina Armada Sukardi lahir di Jakarta, 17 Oktober 1959. Dia merupakan alumni Fakultas Hukum Universitas Indonesia.
Wina Armada merupakan anggota Persatuan Wartawan Indonesia ( PWI). Dia pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) PWI Pusat periode 2003-2008 berduet dengan Tarman Azzam yang menjadi ketua umum PWI Pusat kala itu.
Wina Armada juga menjadi anggota Dewan Pers selama dua periode yaitu 2004-2007 dan 2007-2010 dengan posisi Ketua Komisi Hukum dan Perundang-Undangan.

Wina Armada merupakan seorang pakar di bidang hukum dan etika pers. Karena itu, ia sering diminta sebagai saksi ahli baik di pengadilan maupun di tingkat penyidikan.
Dia menulis beberapa buku tentang hukum pers di antaranya Wajah Hukum Pidana Pers dan Menggugat Kebebasan Pers. Di samping itu menjadi editor beberapa buku lainnya.
Menulis sejak SMP, karier jurnalistik Wina Armada, antara lain, pernah menjadi Pemimpin Umum/Pemimpin Redaksi harian umum Merdeka, Wakil Pemimpin Redaksi majalah hukum Forum Keadilan, Wakil Pemimpin Umum majalah Vista, redaktur majalah ilmiah Hukum dan Pembangunan, redaktur pelaksana harian Prioritas (mati dibredel), redaktur pelaksana majalah berita Fokus (dibredel), reporter radio dan pengasuh acara Ilmu-ilmu Sosial Radio Arief Rachman Hakim (ARH), redaktur hukum dan ekonomi Televisi Pendidikan Indonesia (TPI), reporter suratkabar kampus Salemba (dibredel) dan pernah menjadi presenter di televisi. Karya tulisannya dimuat di berbagai media seperti harian Kompas dan majalah Horizon.
Dari tahun 2008 Wina Armada dipercaya sebagai salah satu Anggota Dewan Pengurus Yayasan Multimedia Adinegoro yang menaungi LPDS.
Seperti diwartakan sebelumnya, Mantan Sekretaris PWI Pusat, Wina Armada Sukardi (66) meninggal dunia di Jakarta hari Kamis, 3 Juli 2025.
Wina Armada meninggal dunia di Heartology Cardiovascular Hospital, Jakarta pada pukul 15.59 WIB.
Innalillahi wa inna ilaihi raaji'uun
Allahumaghfirlaha warhamha waa'fiha wafu'anha
Sahabat semua baru saja sekitar pukul 15:59 sahabat terbaik kita WINA ARMADA telah pergi meninggalkan kita, menghadap illahi rabbi. Semoga almarhumah diterima iman islamnya, diampuni segala dosa kekhilafannya, dan mendapat tempat yang mulia di Surga-Nya Allah SWT.
Aamiin Yaa Rabbal'alamiin
Demikian berita duka yang pertama kali disampaikan keluarga di grup WA warga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).
Informasi dari keluarga sebelumnya Wina Armada Sukardi menjalani perawatan di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan sejak Sabtu 21 Juni 2025. (*)
Simak terus berita POS-KUPANG.COM di Google News
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.