Gunung Lewotolok Erupsi, Wings Air Batalkan Penerbangan Larantuka dan Lewoleba

Penyebaran abu vulkanik di jalur udara dapat menyebabkan gangguan pada jarak pandang pilot (visibilitas) saat menerbangkan pesawat

Penulis: Sipri Seko | Editor: Sipri Seko
POS-KUPANG.COM/HO-
WINGS AIR - Pesawat Wings Air. 

POS-KUPANG.COM, KUPANG -  Wings Air menyampaikan informasi terbaru mengenai pembatalan sementara sejumlah penerbangan di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) akibat dampak erupsi Gunung Lewotolok yang terletak di Kabupaten Lembata.  Keputusan ini diambil setelah hasil pemantauan menunjukkan adanya penyebaran abu vulkanik di jalur udara (ruang udara yang dilalui pesawat). Hal ini berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan, sehingga Wings Air, bersama otoritas penerbangan dan pengelola bandar udara, memutuskan untuk membatalkan sementara operasional penerbangan hari ini.

Dalam rilis dari Wings Air, Kamis (3/7), penerbangan yang dibatalkan, Kamis (3/7), yakni IW1995 Kupang (KOE)-Lewoleba (LWE), IW1994 Lewoleba (LWE)-Kupang (KOE). IW1931 Kupang (KOE)-Larantuka (LKA), IW1930 Larantuka (LKA)-Kupang (KOE).

Dalam rilis ini disebutkan bahwa penerbangan dibatalkan akibat jalur udara dipenuhi abu vulkanik. “Mengapa abu vulkanik berbahaya bagi penerbangan? Penyebaran abu vulkanik di jalur udara dapat menyebabkan gangguan pada jarak pandang pilot (visibilitas) saat menerbangkan pesawat,” tulis Wings Air.

Selain itu, juga dapat menyebabkan kerusakan pada mesin dan sistem navigasi pesawat akibat partikel-partikel halus yang terbawa udara. Risiko bagi kesehatan kru dan penumpang, terutama jika abu masuk ke dalam sistem sirkulasi udara kabin.

“Langkah pembatalan ini merupakan bagian dari standar keselamatan penerbangan untuk melindungi seluruh pelanggan dan awak pesawat,” tulis Wings Air.

Atas pembatalan ini, layanan untuk pelanggan yang terdampak, Wings Air telah menginformasikan kepada seluruh pelanggan terkait pembatalan penerbangan ini. “Kami menyediakan dua opsi layanan yang dapat dipilih oleh pelanggan, yakni perubahan jadwal penerbangan (reschedule). Pengembalian dana tiket (refund). Semua proses dilakukan sesuai dengan kebijakan dan ketentuan yang berlaku tanpa biaya tambahan,” tulis Wings Air.

Atas kejadian ini, Wings Air terus berkoordinasi secara aktif dengan AirNav Indonesia, pengelola bandar udara, serta otoritas penerbangan sipil lainnya untuk memantau kondisi ruang udara dan aktivitas vulkanik.

“Kami akan mengoperasikan kembali penerbangan setelah kondisi dinyatakan aman.” (*)

 

 

Baca berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE.NEWS

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved