Malaka Terkini
Perkuat Kapasitas Pengawasan Pemilu, Bawaslu Malaka Lantik 4 PPPK
Kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung optimalisasi kerja-kerja pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Malaka.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Kristoforus Bota
POS-KUPANG.COM, BETUN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Malaka resmi memperkuat jajarannya dengan melantik empat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).
Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji ini menjadi bukti nyata komitmen Bawaslu dalam meningkatkan kapasitas pengawasan pemilu di wilayah perbatasan tersebut.
Keempat PPPK ini merupakan bagian dari formasi Tahun Anggaran 2024 Tahap I, yang pelantikannya diselenggarakan secara serentak dan daring di seluruh Indonesia.
Prosesi pelantikan dipimpin langsung oleh Sekretaris Jenderal Bawaslu RI, Ichsan Fuady, S.E.
Pelantikan yang berlangsung di Sekretariat Bawaslu Kabupaten Malaka ini turut dihadiri oleh tiga anggota Bawaslu Kabupaten Malaka, Kepala Sekretariat, para Kepala Sub Bagian, seluruh jajaran sekretariat, serta keluarga dari para pegawai yang dilantik, mencerminkan dukungan penuh terhadap kehadiran anggota baru.
Berikut adalah nama-nama dan posisi empat PPPK yang telah dilantik:
Adrianus Manda, Penata Layanan Operasional pada Subbagian Pengawas Pemilu dan Humas.
Agustinus Bagus Riberu, Pranata Komputer Ahli Pertama di Subbagian Pengawas Pemilu dan Humas.
Frederikus Lotu Kiik, Pengadministrasi Perkantoran pada Subbagian Administrasi. Yuventus Bau Nahak, Pengadministrasi Perkantoran pada Subbagian Pengawas Pemilu dan Humas.
Kehadiran mereka diharapkan dapat mendukung optimalisasi kerja-kerja pengawasan yang dilakukan oleh Bawaslu Malaka.
Ketua Bawaslu Kabupaten Malaka, Nadap Betty, S.Pi., M.H., menyampaikan bahwa hingga saat ini terdapat total 11 orang ASN PPPK yang telah dilantik di lingkungan Bawaslu Malaka.
Baca juga: Bawaslu Manggarai Timur Laksanakan Berbagai Program Kreatif di Non Tahapan Pemilu
"Tahap pertama ada dua orang, tahap kedua lima orang pada tahun 2024, dan tahap ketiga empat orang pada tahun 2025. Jadi totalnya ada 11 orang," jelas Nadap Betty kepada POS-KUPANG.COM, Rabu (2/7/2025).
Ia menekankan pentingnya integritas dan profesionalisme bagi para ASN, terlebih yang bekerja di lingkungan Bawaslu.
"Sebagai ASN yang bekerja di Bawaslu, mereka harus memiliki ritme kerja yang sama dengan para komisioner. Dalam penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan, integritas dan profesionalisme adalah harga mati," tegasnya.
| Hippermawan Kecam Keras Pengeroyokan yang Tewaskan Yulianus Bere, Desak Polres Malaka Usut Tuntas |
|
|---|
| Kasus Pengeroyokan yang Tewaskan Yulianus Bere Resmi Naik ke Tahap Penyidikan |
|
|---|
| Kapolsek Weliman IPDA Fridus Bere Sebut Tidak Pernah Membiarkan Adanya Praktik Perjudian |
|
|---|
| Kasus Pengeroyokan di Pasar Besitaek Malaka Dilaporkan ke Polisi |
|
|---|
| Mobilitas Masyarakat di Kota Betun Meningkat, Aparat Pastikan Situasi Tetap Kondusif |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kupang/foto/bank/originals/Empat-PPPK-Resmi-Dilantik-Bawaslu-Malaka-Perkuat-Kapasitas-Pengawasan-Pemilu-Rabu-272025.jpg)