TTS Terkini
Peningkatan Kapasitas Wasit, AFP NTT Gelar Kursus Wasit Level 2 Nasional
Kegiatan ini sebagai upaya AFP NTT dalam mempersiapkan SDM unggul pada cabang olahraga Futsal.
Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Maria Vianey Gunu Gokok
POS-KUPANG.COM, SOE- Asosiasi Futsal Provinsi NTT gelar kursus Wasit Futsal level 2 Nasional.
Kegiatan ini sebagai upaya AFP NTT dalam mempersiapkan SDM unggul pada cabang olahraga Futsal.
Kegiatan kursus wasit futsal level 2 Nasional diadakan di dua lokasi, yaitu di Kabupaten Sikka dan di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Tak tanggung, AFP NTT mendatangkan dua pelatih tingkat nasional dalam kursus ini.
Di TTS sendiri, Kursus ini berlangsung sejak (23/6/2025) hingga Sabtu (28/6/2025). Yang diikuti oleh 32 peserta dari tujuh Kabupaten kota di NTT di Aula Hotel Gajah Mada dan Gor Nekmese.
Menariknya dari 32 peserta, terdapat empat orang wasit perempuan muda yang turut dalam pelatihan ini. Salah satu dari mereka, Agustina asal TTS yang menjadi salah satu peserta kursus terbaik yang dipilih tim pelatih.
Baca juga: CPNS 2024 Kabupaten Timor Tengah Selatan Mulai Jalani Pembekalan, Ini Penegasan Bupati TTS
Baca juga: Gelar Musyawarah Desa, Pemdes Tunua Kabupaten Timor Tengah Selatan Bentuk Koperasi Merah Putih
"Selama mengikuti kursus, berdasarkan apa yang disampaikan pak instruktur, ternyata banyak aturan yang sudah berubah. Jadi kita yang ikut saat ini dapat keuntungan karena mengetahui hal tersebut," ungkap Agustina mewakili peserta dalam menyampaikan kesan selama mengikuti kursus.
Ketua Asosiasi Futsal Provinsi NTT, Jimmy Sianto, dalam arahannya di penutupan kursus ini menekankan agar para peserta kursus harus menjadi wasit yang berkualitas dan profesional.
"Satu pesan saya untuk peserta kursus, jangan jadi 'pelacur' di dalam Futsal. Jangan jadi wasit yang karena punya kartu, lalu karena satu dan dua hal, kalian putuskan hal yang salah di lapangan," tegasnya.
Ia melanjutkan jika ada wasit yang seperti itu ia tak akan segan menginstruksikan untuk tidak dilibatkan dalam pertandingan meski berlisensi.
Tekat yang ia sampaikan juga bahwa AFP NTT dalam membangun olahraga tidak hanya berfokus pada atlet saja.
Baca juga: Samuel Halundaka: Kelle Tunan Desa Berpotensi di Timor Tengah Selatan NTT
Sebagai salah satu dari rangkaian persiapan AFP NTT menuju PON Bersama 2028, Jimmy juga mengatakan tujuan pelaksanaan kursus ini agar NTT punya SDM yang mumpuni, khusus dalam cabang olahraga Futsal.
"Kami melihat bahwa untuk bisa berprestasi, maka kita juga perlu mempersiapkan SDM baik itu wasit maupun pelatih. Oleh karena itu agenda AFP tahun ini kita laksanakan kursus wasit baik level 2 saat ini dan level 1 di awal Juli. Setelah ini akan dilaksanakan kursus pelatih Futsal level 1," ungkapnya.
Jimmy berharap kesempatan ini dapat menjadi momen persiapan wasit Futsal NTT agar mampu memimpin di liga nasional khususnya PON yang akan datang, maupun liga profesional lainnya.
"Dalam PON bersama nanti, khusus untuk wasit melalui kursus wasit ini, kita akan punya sumber daya wasit yang siap untuk memimpin di level nasional maupun liga profesional lainnya," tegasnya.
Selain itu, terkait pelaksanaan kursus bagi pelatih futsal level 1 nasional yang akan berlangsung di Kupang, Jimmy menyebutkan selain persiapan wasit, pelatih juga perlu mengikuti kursus, agar dalam melatih atlit dapat sesuai dengan aturan yang benar.
Baca juga: Bendungan Temef di Timor Tengah Selatan NTT Belum Dimanfaatkan Untuk Irigasi
Tak lupa, Jimmy juga mengucapkan Terima kasih kepada Pemerintah khususnya Pemerintah Provinsi atas dukungannya sehingga tahun ini Futsal di NTT telah menjadi cabang olahraga prioritas dan masuk kategori pembinaan.
Kepada peserta, Ketua AFP NTT ini menitipkan kemajuan olahraga futsal di daerah masing-masing.
"Saya sampaikan selamat, mudah mudahan kita bisa ketemu lagi di momen lain. Sy titipkan kemajuan olahraga Futsal kabupaten Masing-masing kepada teman-teman sekalian. Jadi memimpinlah dengan adil dan profesional, " tutupnya sebagai pesan kepada peserta kursus.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Wilgo Nenometa hadir dan menutup kegiatan kursus wasit level 1 ini.
Dalam sambutannya ia menyampaikan Terima kasih kepada AFP NTT dan AFKAB TTS yang telah melaksanakan kegiatan ini.
"Pemerintah Kabupaten TTS mengapresiasi dan berterima kasih atas upaya baik untuk menyiapkan wasit berkualitas, profesional untuk menyelenggarakan pertandingan yang berkelas, " ungkapnya.
Baca juga: Silaturahim ke Timor Tengah Selatan, Pangdam IX Udayana Tekankan Kekompakan
Kepala Dinas yang berkantor di GOR Nekmese Soe ini menyampaikan Futsal juga menjadi salah satu olahraga dengan penggemar terbanyak di Kabupaten TTS.
Ia menyoroti dan mendukung rencana kursus pelatih yang telah dinisiasikan AFP NTT. Pasalnya menurut Wilgo, banyak pelatih yang belum mengetahui perubahan aturan permainan. Ini akan menjadi persoalan di lapangan.
"Melalui kegiatan yang sangat bermanfaat ini, kita dapat menyeragamkan pemahaman para wasit, pelatih dan atlit. Sehingga ketika dalam pertandingan, ketika wasit memimpin pertandingan tidak dianggap berat sebelah," jelasnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para peserta kursus, tim pelatih dan panitia. Sebagai mitra, Wilgo berharap kegiatan baik ini terus dilakukan.
Kegiatan yang berlangsung kurang lebih satu minggu ini, menjadi momen perdana bagi Instructor Fisik Kursus Wasit Level 2, Muhamad Irham M. Pd. Ia menyampaikan menikmati proses latihan bersama peserta.
"Ini momen pertama kali ke NTT. Saya sangat nyaman sekali disini. Dengan kebersamaan yang singkat dengan peserta, dan panitia. Saya juga bisa mengenal NTT dari orang-orang yang ramah dan toleransi yang tinggi, " ungkapnya.
Ia berharap peserta yang telah menyelesaikan kursus wasit level 2 ini tidak cepat puas, melainkan terus meningkatkan diri untuk mampu memimpin pertandingan yang lebih bergengsi baik PON maupun liga profesional lainnya. (any)
Ikuti Berita POS-KUPANG.COM lainnya di GOOGLE NEWS
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.