Senin, 27 April 2026

Kecelakaan Pesawat

Tragedi Air India dan Kisah Pilu Dokter Spesialis Bersama Tiga Anak Mereka

Kisah pilu menimpa satu keluarga yang terdiri atas sepasang suami-istri dokter spesialis bersama tiga anak mereka. 

Editor: Dion DB Putra
POS-KUPANG.COM/HO-INDIAN EXPRESS
FOTO TERAKHIR - Foto terakhir dari keluarga dokter Koni Vyas (depan) dan Pratik Joshi (kedua dari depan) beserta ketiga anak. Mereka adalah sebagian korban tewas dari tragedi jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, India, Kamis (12/6/2025). 

POS-KUPANG.COM, AHMEDABAD - Kecelakaan pesawat terbang selalu meninggalkan kisah pilu yang menggetarkan hati.

Demikian juga yang terungkap dari tragedi jatuhnya pesawat Air India di Ahmedabad, India, Kamis (12/6/2025) siang.

Keajaiban terjadi dalam peristiwa itu ketika seorang penumpang terkonfirmasi selamat. Dia merupakan satu-satunya yang masih hidup.

Pesawat nahas itu membawa 230 penumpang dan 12 kru, termasuk 169 warga negara India, 53 warga Inggris, tujuh warga Portugal, dan seorang warga negara Kanada. 

Kisah pilu menimpa satu keluarga yang terdiri atas sepasang suami-istri dokter spesialis bersama tiga anak mereka. 

Keluarga ini sempat foto Bersama sebelum pesawat lepas landas dan jatuh menimpa permukiman.

AIR INDIA JATUH -  Tangkapan layar video pesawat Air India jatuh di Ahmedabad, India Barat, Kamis (12/6/2025).
AIR INDIA JATUH - Tangkapan layar video pesawat Air India jatuh di Ahmedabad, India Barat, Kamis (12/6/2025). (POS-KUPANG.COM/HO-X/@PandeyPande1965)

Sang istri Bernama dokter Koni Vyas sedangkan suaminya bernama Pratik Joshi. Mereka dikaruniai anak kembar berusia 5 tahun Pradyut dan Nakul serta kakak tertua Miraya berumur 8 tahun. 

Sebelum pesawat lepas landas, keluarga tersebut sempat berswafoto atau selfie. 

Dalam foto tersebut, keluarga itu tampak bahagia dengan senyum tersungging di wajah mereka. Akan tetapi, beberapa menit setelah foto itu diambil, tragedi terjadi. 

Pesawat Boeing 787-8 Dreamliner  tujuan Bandara Gatwick di London, Inggris, tersebut jatuh hanya beberapa saat setelah lepas landas. 

Dilansir dari Indian Express, keluarga korban mengatakan, Koni awalnya bekerja di sebuah rumah sakit swasta di Banswara, Rajasthan, India. 

Namun, dia mengundurkan diri sebagai dokter spesialis patologi di rumah sakit tersebut agar bisa menyusul suaminya yang terlebih dulu bekerja di London. 

Pratik sudah bekerja selama empat tahun terakhir sebagai spesialis radiologi dan juga menantikan kehidupan bersama keluarganya di London. 

Selama di India, Koni tinggal bersama anak-anaknya di Udaipur. Menurut kerabat, pasangan itu menikah sekitar 10 tahun lalu. 

"Dia tinggal di Banswara karena visa anak-anaknya masih diproses," kata sepupunya, Nayan Joshi. Setelah keluar dari pekerjaannya dan visa selesai diurus, Koni dengan gembira mempersiapkan perjalanan ke London selama sebulan. 

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved