Sabtu, 18 April 2026

Manggarai Timur Terkini

Segera Bentuk Tim Pembina Posyandu Hingga ke Desa di Manggarai Timur

Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas menekankan Program Lami Mama dan segera membentuk dan mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan hingga desa

Penulis: Robert Ropo | Editor: OMDSMY Novemy Leo
POS KUPANG/ROBERT ROPO
RAPAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur menggelar Rapat Advokasi Koordinasi dan Bimtek Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat, TP-PKK, dan Mitra dalam pengelolaan pustu dan posyandu dalam transformasi layanan primer tingkat Mati, Kamis (12/6). 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Robert Ropo

POS-KUPANG.COM, BORONG – Bupati Manggarai Timur, Agas Andreas menekankan Program Lami Mama dan segera membentuk dan mengukuhkan Tim Pembina Posyandu Kecamatan sampai ketingkat desa dan kelurahan. 

Hal ini disampaikan Agas dalam Rapat Advokasi Koordinasi dan Bimtek Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat, TP-PKK, dan Mitra dalam pengelolaan pustu dan posyandu dalam transformasi layanan primer tingkat Kabupaten Manggarai Timur (Matim). 

Rapat yang digelar oleh Dinas Kesehatan Matim itu berlangsung di Cafe Anera Cepi Watu Borong, Kamis (12/6). Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Matim,  Agas Andreas, SH.,M.Hum. Hadir Ketua TP-Matim, Dra Theresia Wisang dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Matim, Gaspar Nanggar. 

Baca juga: Delapan Desa dan Kelurahan di Borong Sudah Kantongi Badan Hukum Koperasi Desa Merah Putih

Hadir dalam kegiatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Matim, dokter Surip Tintin, perwakilan dari Dinas PPO, perwakilan dari Dinas PUPR, perwakilan dari Badan Kesbangpol.

Termasuk, perwakilan dari Dinas Sosial, Wakil Ketua TP-PKK Matim, Emiliana Naisa, bersama pengurus, para Camat, para Ketua PKK Kecamatan, para kepala Puskesmas, dan peserta Kabupaten dari internal Dinas Kesehatan. 

Agas Andreas mengatakan, Posyandu merupakan pilar utama dalam upaya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat ditingkat desa dan kelurahan.

Keberadaaan Posyandu sangat penting karena menjadi garda terdepan dalam menyelenggarakan pelayanan kesehatan seperti imunisasi, pemeriksaaan tumbuh kembang bayi, pemeriksaan ibu hamil, penyuluhan gizi, intervensi stunting dan pelayanan kesehatan lainnya.

Dalam transformasi layanan primer, terang Bupati Agas, peran posyandu tidak terbatas pada bidang kesehatan, namun posyandu juga berperan untuk melayani beberapa bidang yakni bidang pendidikan, bidang pekerjaan umum, bidang perumahan rakyat, bidang ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat dan bidang sosial yang masing-masing memiliki perannya dalam mendukung tugas posyandu. 

Baca juga: LIPSUS: Tensi Darah AKBP Fajar Tinggi Eks Kapolres Ngada Pakai Rompi Orange 26 Ditahan di Rutan

Agas Andreas juga mengapresiasi, Tim Pembina Kabupaten telah terbentuk dibawah kewenangan Dinas PMD.

"Pesan saya juga untuk segera membentuk Tim Pembina Posyandu Kecamatan sampai ketingkat desa dan kelurahan dan segera dikukuhkan sehingga kita mulai menjalankan tugas sesuai perannya masing-masing mendukung tugas posyandu," ujar Agas Andreas

Menurut Agas Andreas, kader posyandu berperan penting sebagai penggerak dalam memberdayakan masyarakat sesuai perannya masing-masing. Namun dalam menjalankan tugas posyandu ditemui beberapa hambatan sehingga kegiatan posyandu tidak berjalan optimal. 

Adapun hambatan di antaranya pergantian kader yang telah mengikuti pelatihan dan bersertifikat karena faktor politik, keterbatasan bahkan ketiadaan sarana dan prasarana penunjang pelaksanaan posyandu dan perbedaan data posyandu. 

RAPAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur menggelar Rapat Advokasi Koordinasi dan Bimtek Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat, TP-PKK, dan Mitra dalam pengelolaan pustu dan posyandu dalam transformasi layanan primer tingkat Mati, Kamis (12/6).
RAPAT - Dinas Kesehatan Kabupaten Manggarai Timur menggelar Rapat Advokasi Koordinasi dan Bimtek Tim Pembina Posyandu, Puskesmas, Camat, TP-PKK, dan Mitra dalam pengelolaan pustu dan posyandu dalam transformasi layanan primer tingkat Mati, Kamis (12/6). (POS KUPANG/ROBERT ROPO)

Karena itu, Agas Andreas menegaskan agar segera diselesaikan dan menjadi tugas dan tanggung jawab Tim Pembina untuk segera merumuskan solusi melalui kebijakan yang inovatif dan kreatif serta berdampak langsung pada peningkatan pelayanan posyandu. 

Agas Andreas mengingatkan, perumusan kebijakan harus sejalan dengan Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati. Salah satu program yang tertuang dalam dalam Visi dan Misi Bupati dan Wakil Bupati Matim untuk 5 tahun ke depan yang mengedepankan peran posyandu yakni Program Lami Mama (Lindungi, Awasi, Mitigasi, dan Intervensi).

Baca juga: LIPSUS: Irjen Rudi Darmoko Santer Disebut Jadi Calon Kapolri, Gantikan Kapolda NTT

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved