Politani

Prodi Agribisnis Perikanan Politani Kupang: Cetak Wirausahawan Digital Berwawasan Lingkungan

Dalam wawancara eksklusif, Koordinator Program Studi PAB, Sri Imelda Edo, S.Pd., M.Pd., memaparkan visi, misi, serta keunggulan kurikulum

|
Editor: Eflin Rote
POS-KUPANG.COM/YUAN LULAN
Koordinator Program Studi AGP, Sri Imelda Edo, S.Pd., M.Pd., memaparkan visi, misi, serta keunggulan kurikulum yang menjadikan prodi Agribisnis Perikanan 

Laporan Reporter POS-KUPANG.COM, Yuan Lulan

POS-KUPANG.COM, KUPANGPoliteknik Pertanian Negeri Kupang memperkenalkan Program Studi Agribisnis Perikanan (AGP), sebuah program vokasi unggulan yang dirancang untuk mencetak lulusan berkompeten di bidang agribisnis perikanan dengan pendekatan berwawasan lingkungan.

Dalam wawancara eksklusif, Koordinator Program Studi AGP, Sri Imelda Edo, S.Pd., M.Pd., memaparkan visi, misi, serta keunggulan kurikulum yang menjadikan prodi Pengelolaan Agribisnis Perikanan ini berbeda dari institusi lain.

Visi dan Misi Menuju Keunggulan Vokasi 2035

Program Studi AGP memiliki visi menjadi program vokasi unggul dan berwawasan lingkungan pada tahun 2035.

“Misi kami adalah menyelenggarakan pendidikan berbasis perikanan, mengembangkan penelitian terapan, melaksanakan pengabdian masyarakat, serta berbagai kegiatan yang mendukung Tri Dharma Perguruan Tinggi,” ungkap Imelda saat diwawancarai reporter POS-KUPANG.COM (11/6/2025)

Fokus utama adalah menciptakan lulusan yang siap menjadi manajer, konsultan, peneliti, perencana bisnis, hingga wirausahawan di sektor perikanan.

Keunikan Kurikulum Berbasis Vokasi

Kurikulum AGP berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI) Level 6 untuk sarjana terapan, menawarkan pembelajaran yang fleksibel dan praktis. 

“Kami mengedepankan pembelajaran berbasis proyek (PBL) dan teaching factory, yang memungkinkan mahasiswa terlibat langsung dengan industri,” jelas Imelda. Keunggulan lainnya adalah fokus pada kewirausahaan, seperti model aviator, reseller, dan dropshipper, yang memungkinkan mahasiswa memulai usaha tanpa modal besar melalui kemitraan bisnis dan digital marketing.

Mata kuliah pendukung seperti komunikasi bisnis, sistem informasi bisnis, dan informatika terapan juga memperkuat kompetensi mahasiswa.

Berbeda dari prodi serupa di pendidikan akademik, AGP menonjolkan pendekatan vokasi dengan kemitraan strategis bersama industri pengolahan perikanan bersertifikasi keamanan pangan. 

“Kami  memiliki laboratorium pengolahan sendiri, dan juga bermitra dengan pelaku industri untuk menjadi reseller atau afiliator produk perikanan, didukung pengembangan digital marketing,” tambah Imelda.

Fokus pada Rumput Laut dan Kemitraan dengan KKP

Program ini memanfaatkan potensi laut dengan mengembangkan budidaya rumput laut sebagai produk unggulan, sejalan dengan grand design Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta Dinas Perikanan Provinsi NTT. 

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved